Home / Badan Otonom / Warek 3 UNU Kalbar Ajak Alumni PMII Jadi Pribadi Unggu dan Miliki Potensi Baik

Warek 3 UNU Kalbar Ajak Alumni PMII Jadi Pribadi Unggu dan Miliki Potensi Baik

Pontianak – NU Khatulistiwa  Menjelang agenda Rakernas IKA-PMII di Pontianak bukan Mei mendatang , Drs. H. Jipridin, M. Si selaku Wakil Rektor III Univesitas Nahdlatul Ulama Kalimantan BaratBidang Kemahasiswaan, Kajian Strategis dan Sistem Informasi mengajak segenap alumni PMII menekankan pentingnya menjadi Pribadi yang unggul. Menurutnya, Pribadi yang unggul adalah orang yang senantiasa berjuang untuk mewujudkan potensi baik (QS.Asy-syam/91:7-10). Ahad, 16/04

 

Dirinya juga menjelaskan bahwa Basis Gerakan PMII terdiri dari tiga pilar utama yaitu Basis Gerakan Intelektual, Basis Gerakan Sosial Kemasyarakatan dan Basis Gerakan Kebudayaan.

 

Selain itu, terdapat beberapa isu penting yang harus menjadi perhatian IKA-PMII dalam Rakernas di Pontianak. Isu-isu tersebut antara lain Islam Transformatif yang dapat mengubah keadaan masyarakat yang terbelakang menjadi masyarakat yang maju, Demokrasi yang dapat mengakomodasi kepentingan dan aspirasi masyarakat serta berperan sebagai wadah pengikat kesepakatan nasional, Pluralisme yang menghargai adanya perbedaan dalam suatu masyarakat dan memperbolehkan kelompok yang berbeda untuk menjaga keunikan budayanya masing-masing.

 

Ia  juga menekankan pentingnya Civil Society atau Masyarakat Madani yang merupakan suatu masyarakat yang beradab dalam membangun, menjalani dan memaknai kehidupannya serta Free Market of Ideas yang merupakan kondisi pasar ideal dimana seluruh kegiatan perekonomian sepenuhnya berada pada dinamika permintaan dan penawaran pasar.

 

Selain itu, Open Society atau Masyarakat Terbuka yang menentang segala bentuk penindasan dan totalitarianisme juga menjadi salah satu isu penting dalam Rakernas IKA-PMII di Pontianak. Menurut Karl Popper, Open Society merupakan masyarakat yang mengutamakan kebebasan namun tetap dalam koridor hukum dan etika.

 

Mantan Ketua PC PMII Kota Pontianak di era 90an ini  juga menekankan pentingnya Menuju Masyarakat Komunikatif yaitu masyarakat yang mampu berinteraksi dan bersosialisasi dengan mudah. (Riis)

 

Check Also

Presiden Turki Erdogan Muncul Kembali Setelah Absen dari Kampanye Akibat Infeksi Perut

Turki – NU Khatulistiwa,Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, akhirnya muncul di depan publik untuk pertama …

Tinggalkan Balasan