Home / Badan Otonom / Prof. Zaenuddin: Harlah 62 PMII Momentum Kebangkitan Kaum Pergerakan

Prof. Zaenuddin: Harlah 62 PMII Momentum Kebangkitan Kaum Pergerakan

Pontianak – NU Khatulistiwa, Selasa, 19 /4, Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA memenuhi undangan dari sahabat-sahabat Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini dihelat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat. Hadir pada kesempatan tersebut Kakanwil Kemenag Kalbar Drs. H. Syahrul Yadi, M.Si, Plt. Ketua Tanfidziyah PWNU Kalbar Kaharudin, S.Ag, Wakil Ketua IKA-PMII Kalbar Drs. H. Jipridin, M.Si, dan tamu undangan yang lain.

Prof. Dr. H. Zaenuddin, MA menyampaikan bahwa Harlah 62 PMII ini sebagai momentum untuk evaluasi diri dan juga sebagai konsolidasi organisasi serta juga perkuat silaturrahim.

“menurut saya peringatan Harlah 62 PMII ini sebgaai bentuk evaluasi dan refleksi diri, agar organisasi PMII bisa terus bergerak maju dan berkontribusi untuk agama dan bangsa Indonesia. Harlah juga merupakan ajang konsolidasi organisasi, kita juga disini bisa merajut silaturrahim antar alumni dan kader yang masih aktif di pergerakan”, tutur Prof. Zae ketika dimintai komentarnya.

“Harlah juga merupakan titik penting dalam sejarah sebuah organisasi. Sejarah itu masa lalu yang menentukan masa kini, dan masa kini ialah arah untuk menentukan masa depan. Jadi kita harus selalu berkontribusi untuk NKRI, mengedepankan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama, sebagaimana yang menjadi misi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, tentu dengan tetap teguh memegang prinsip Zikir, Pikir, dan Amal Sholeh”, ujar Bung Zae sapaan akrabnya.

Sementara itu, Drs. H. Jipridin, M.Si dalam sesi wawancara yang mewakili PW IKA-PMII Kalbar menyampaikan dalam momen Harlah 62 PMII bahwa trilogi PMII masih tetap relevan hingga kini.

“Trilogi PMII masih tetap relevan dalam lintas periode kepemimpinan, yaitu 1. Tri Moto (Zikir, Pikir, Amal Shaleh); 2. Tri Khidmat (Taqwa, Intelektual, Profesional); 3. Tri Komitmen (Kebenaran, Kejujuran, Keadilan). Serta dengan Himmah (Beriman-Ilmiah, Berilmu-Amaliah, dan Beramal-Ilahiyah). Saya berharap semoga apa yang sudah saya sampaikan memberikan maslahat dan manfaat”, jelas beliau dihadapan wartawan dan kader PMII.

Jipridin menegaskan “Dalam kebersamaan disitu ada kekuatan”, begitu kata pemungkas dari senior panutan PMII ini secara tegas berpesan agar alumni dan kader PMII bisa sukses disegala bidang. (Rilis)

Check Also

Kaharudin: Rakernas BPJPH Hasilkan Strategi Akselerasi Transformasi Sertifikat Produk Halal

Jakarta – NU Khatulistiwa, Selasa, 29/3, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal …

Tinggalkan Balasan