Home / Berita / Talkshow Warkop SOlidaritas Bahas Soal Kepemimpinan Pasca 2024

Talkshow Warkop SOlidaritas Bahas Soal Kepemimpinan Pasca 2024

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Dalam rangka songsong regenerasi pemimpin pasca kepemimpinan 2024, Warung Kopi Solidaritas kembali adakan talkshow dengan tema “Regenerasi Total 2024″, Sabtu, 30/3.

Talkshow tersebut dibuka langsung oleh Moch Sab’in selaku host dan sekaligus owner warkop solidaritas.

Ia menyampaikan ” hari ini Indonesia  disibukan dengan persoalan-persoalan konflik, debat agama , khilafah dan lain-lain, yang di picu oleh adanya orang-orang yang hanya menginginkan sebuah kekuasaan.

“Padahal penting bagi kita untuk mempersiapkan pemimpin-pemimpin yang memang benar-benar di inginkan bangsa ini yang tidak hanya mementingkan diri sendiri atau kelompok nya.” ungkapnya.

ia Mengatakan bahwa yang nasionalis, kreatif, inovatif dan selalu mempunyai ide-ide atau inovasi yang bisa memberikan dampak positif yang mengglobal untuk bangsa ini.

“Saat ini kita mempunyai tanggung jawab moral dan juga amanah yang telah diberikan oleh leluhur negri ini yang telah memberikan kita warisan rumah (Indonesia) ini yang sangat berarti bagi kehidupan generasi masa depan.” tuturnya,

Atho’Lose, Ketua Komunitas Anak Negeri Indonesia  memaparkan bahwa generasi milineal saat ini kurangnya minat baca dimana mereka sudah berada di zona yang menurut mereka itu nyaman. Sehingga banyak yang masih sibuk dengan urusan-urusan personal,main games, dan lain sebagainya.

“Padahal bangsa ini sangat membutuhkan mereka untuk bangsa ini dengan sebuah pemikiran-pemikiran yang membangun dan bisa menjadi tombak perubahan untuk orang banyak.” pungkasnya.

Saat ini kita sibuk dengan pemilu, tetapi tidak menutup kemungkinan kita juga harus menganalisis dan melihat untuk pasca ditahun 2024 setelah berlengsenya presiden nanti siapa kah yang akan kita persiapkan untuk menjadi pemimpin yang sesuai dengan hati rakyat.

“Nah inilah tugas generasi muda saat ini supaya tidak hanya menyibukkan diri dengan hal-hal yang hanya mementingkan diri sendiri.” ungkapnya.

Menurutmnya, tidak mudah untuk membangun bangsa ini sendirian, maka dari itu masyarakat, dan seluruh stakeholder terkait juga harus berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membangun daerah nya masing-masing. agar  ketimpangan dan kesenjangan di negri bisa teratasi dengan baik dan bisa membawa bangsa ini menjadi lebih maju dan beradab.

Diakhir paparannya, ia berpesan kepada  generasi muda siapkan diri dan  buang sifat-sifat egoisme. Nah mulai untuk memikirkan bagaimana generasi muda saat  bisa bermanfaat bagi orang banyak. (Khotip/Fauzi)

Check Also

KH Ahmad Tidjani Sumenep Madura Lakukan Giat Safari Dakwah di Kalbar

Pontianak – NU Khatulistiwa, Tanggal 24-28 Maret 2022 menjadi menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Ikatan Keluarga …

Tinggalkan Balasan