Home / Berita / KH Zamroni Hasan Isi Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid al-Jinan Madusari

KH Zamroni Hasan Isi Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid al-Jinan Madusari

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  Pengurus Masjid (PM) Al – Jinan bekerjasama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah yang bertepatan pada tanggal 3 April 2019. Di masjid Aljinan Parit Bunga Baru Desa Madu Sari RT 02/ RW 01 Kecamatan Sungai Raya Kubu Raya. Rabu, 3/4 pagi.

Pengajian ini sesepuh Pengurus Masjid Al – Jinan, dan Pengurus Masjid Sedesa Madu Sari, Aparat Sipil Negara Desa Madu Sari Bapak Mukhtar Abdul Manaf,S.Ag beserta staf jajarannya, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Madu Sari , Pengasuh Pondok Pesantren Se Madu Sari, Jamaah Muslimin dan Muslimat serta Tamu undangan dari Desa Lain.

Abdul Rahman Hamsy. S.Ag selaku Ketua Masjid Al – Jinan sekaligus mewakili Panitia Hari Besar Islam menyampaikan dalam
peringatan peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad  SAW semoga memberikan pencerah untuk para hadirin tamu undangan sekalian. Mewakili Pengurus dan panitia mohon maaf dalam segala kekurangan baik sambutan, hidangan dan fasilitas yang mana masjid dalam tahap Renovasi. Paparnya.

Sebelum memasuki Ceramah inti di awali lantunan pembacaan sholawat Habsy oleh team hadrah Al – Asyari Grub utusan Parit Senang Hati Desa Madu Sari yang di pandu Ustadz Ahsanul Gufron. S.Pd dan Kawan – Kawan.

Tema yang akan dikupas yakni “Melalui Spirit Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW Membentuk Karakter yang Religius Menjaga Sholat dan Menjaga Kerukunan Ukhwah Islamiyah” .

KH. Zamroni Hasan. S.Pd.I selaku Penceramah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kubu Raya yang sekaligus Rois Syuriah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kubu Raya dan Khatib Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat tersebut, memaparkan dalam ceramah nya mumpung dibulan Rajab tahun hijriah penuh keistimewaan dan Keutamaan di dalamnya. Di bulan Rojab inilah tepatnya tanggal 27 Rajab Nabi Baginda Muhammad SAW diperjalan kan dengan peristiwa Dahsyat diluar dugaan Akal Sehat dapat ditempuh dalam jangka waktu satu malam.

Dan hal yang menjadi dasarnya Perintah agama yakni sholat fardhu kepada ummat Nabi Muhammad SAW. Begitu juga pula perjalana tersebut dari masjidil Haram kota mekkah ke masjidil Aqso di Kota Palestina Darussalam. Yang artinya kita sebagai ummatnya haruslah senantiasa memamkmurkan masjid masjid untuk melakukan sujud menghadap Ilahi Robbi.

Tepatnya hadist Rasullullah SAW yang mengatakan bahwa “Bulan Rajab ini bulannya Allah SWT, dan bulan Sya’ban sebagai Bulannya (Nabi SAW) dan Bulan Ramadhan sebagai Bulan untuk ummatnya”.

Seperti halnya doa yang sering panjatkan oleh para Wali Allah
“Allhumma Bariklana Fii Rojaba Wasya’bana Waballillghna Fii Romadhan”.

Kemudian ia menyeru  kepada seluruh jamaah yang hadir untuk mendonasikan uangnya untuk di niat kan menyumbangkan proses pembangunan Masjid yang dalam tahap penyelesaian banyak membutuh kan uluran tangan jamaah dan masyarakat agar kelak menjadi amal ibadah kita diakherat. Sambil menjalankan Sorban nya Kiai lalu diiringi dengan pembacaan sholawat badar sambil jamaah memasukkan uang sumbangannya. Paparnya.

Sebelum pengajian ditutup dengan pembacaan Doa, Pembawa acara mengatur Posisi duduk Jamaah yang kemudian Doa di baca Oleh KH. Munawir Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Munir Parit Tenaga Baru Darat Madu Sari. Dan dilanjutkan dengan Jamuan bersama oleh Panitia diteruskan iringan Team Hadrah Al – Asy’ariah.  (Ulil/Fauzi)

Check Also

KH Ahmad Tidjani Sumenep Madura Lakukan Giat Safari Dakwah di Kalbar

Pontianak – NU Khatulistiwa, Tanggal 24-28 Maret 2022 menjadi menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Ikatan Keluarga …

Tinggalkan Balasan