Home / Opini / Kita dan Dzurriyah Nabi

Kita dan Dzurriyah Nabi

tree_ahlulbayt

Sebagian sahabat kita ada yg masygul dg kata Habib. Akibat sepak terjang dari para Habib yg ada di FPI. Sampai-Sampai, ada yg marah dengan menyebut mereka telah membuat kelas tersendiri. Bahkan kata Bib sekrg jadi parodi nyinyir.

Bagi kita, tampaklah jelas kita selalu mendoakan keturunan kanjeng Nabi dalam sholawat, wa azwajihi wa dzurriyatihi wa shohbihi. Itu menunjukkan kemuliaan keturunan Nabi, dapat doa dari umat Kanjeng Nabi Muhammad. Tapi kita juga didoakan Nabi dengan ummati ummati itu menunjukkan kecintaan Kanjeng Nabi Muhammad. Di sini selain alunnabi tidak dikhususkan dalam sholawat, adalah jelas. Hanya, mereka mendapat bagian lain dari doa Kanjeng Nabi.

Kita juga sadar alunnabi juga manusia. Tidak maksum. Kita mengkritik perilakunya. Sebagai bagian dari amar maruf. Yaitu bila ada alunnabi yg mungkin tidak pas sesuai dengan yg kita lihat. Habib Riziq dan Habib2 di Fpi tidak maksum. Sebagaimana saya, Anda dan kita semua yang banyak dosa ini.

Bahkan kata Nabi kalau fathimah mencuri pun akan dipotong tangannya. Artinya dari sudut perilakunya itu bisa jadi objek amar maruf, bukan hanya dari sudut kenasaban saja.

Para dzurriyah ini didoakan, oleh umat dlm berbagai sholawat. Orang yang baik budi, bukan mengunggulkan, Islam kalian tidak ada apa-apanya kalau tidak ada buyut2 kami, yaitu para habaib dan sayyid. Tapi mereka adalah orang yg tak pernah mengungkit jasa jasanya.
Sebagaimana kami semua tidak pernah merasa salah atau berjasa karena telah mendoakan alunnabi dalam sholawat yg kami lantunkan, sebagai umat Muhammad non dzurriyah.

Kita lega, masih banyak dzurriyah Nabi yang akhlaknya mempribumi. Di sinilah. Ini yg dirasakan perlunya wahai guru-guru kami, para habib dan sayyid. Mempribumi. Masyarakat rindu ini.

Jangan hanya karena segelintir yang kita tidak suka menjadikan penilaian kita jadi membingungkan tentang dzurriyah Nabi ini

Oleh: Nur Khalik Ridwan

PP RMI NU

Check Also

INGGRIS, ISRAEL DAN HIZBUT TAHRIR

Oleh Ayik Heriansyah Bulan Rajab bulan duka lara para penggila Khilafah dari kelompok Hizbut Tahrir. …

Tinggalkan Balasan