fbpx
Home / Opini (page 4)

Opini

Agama dan Kekerasan: Sebuah Gugatan Narasi

Oleh: M. Hasani Mubarok Kegelisahan akan teror yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu berimbas ke banyak daerah lain yang juga dianggap rawan teror. Tragedi bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga di kota itu telah membuka kran dialog panjang tentang narasi terorisme yang ternyata hari ini semakin dekat …

Read More »

Asumsi Lain Tentang Teror

Oleh : Ach Tijani Pengurus Lakpesdam PCNU Kota Pontianak Agak susah mencerna ketaatan dengan tindakan kekejian. Apalagi dilakukan dengan melibatkan seluruh keluarga. Ajaran tersebut tidak hanya sekedar agama, karena belum ada agama yang mampu menenggelamkan akal sehat, hingga agama yang sangat primitif sekalipun. Meledaknya bom di Surabaya yang didalangi oleh …

Read More »

Tragedi Akhiang dan Sirnanya Kemanusiaan

Oleh: M. Hasani Mubarok Apa sebenarnya yang diinginkan oleh orang-orang yang berpakain putih-putih seraya menampilkan kedigdayaan agamanya di hadapan masyarakat? Apa gerangan yang membuat mereka begitu menggebu-gebu “membela al-Quran, ulama dll” sampai merimbuni jalan dengan memakian dan sesekali pekikan takbir? Apa yang mendorong mereka untuk menganiaya seorang pemilik toko yang …

Read More »

Makna Hastag Teks Politik; Pertarungan Menepis Keraguan

Oleh : Ach Tijani Anggota Lakpesdam PCNU Kota Pontianak Zaman now adalah zaman yang sangat tidak memungkinkan untuk berpaling dari wacana politik. Hal tersebut disebabkan oleh pemberitaan di media mainstream yang selalu dijejali dengan informasi politik. Selain itu, perbincangan di media sosial juga ikut meramaikan dengan atmosfer yang jauh lebih …

Read More »

Ketakwaan Sosial di Media Sosial

Oleh Faisol, S.Kom.I* Sekretaris Bidang Media PAC GP Ansor Sungai Ambawang Media sosial sebagai bagian dari media komunikasi massa diharapkan menjadi fungsi sosial di era digital. Mulai dari fungsi informasi, edukasi hingga hiburan. Lebih dari itu, jika dikaitkan dengan nilai agama, media sosial mestinya menjadi alat untuk meningkatkan ketakwaan. Hal …

Read More »

Kado Harlah Untuk PMII Yang Ke-58

  Oleh: M Hasani Mubarok Tepat 17 April 1960, 13 mahasiswa dengan latar belakang Nahdliyyin berkumpul di Madrasah Raudlatul Muallimin, Wonokromo, Surabaya. Dan pada hari itu pula, Ensiklopedia Dunia mencatat kelahiran sebuah organisasi keislaman dan keindonesiaan yang siap mengisi relung kemerdekaan bangsa mulai detik itu dan selamanya. Organisasi ini kemudian …

Read More »

Desakralisasi Kitab Suci; Wacana dan Problem Intelektual

Oleh: Ach Tijani Anggota Lakpesdam PCNU Kota Pontianak   Semakin hari pesona bangsa ini makin eksotik. Eksotisme itu tidak hanya dari alam dan manusianya saja, tapi juga dari dinamika nalar masyarakatnya. Dua minggu yang lalu, ada konde, adzan dan kidung. Minggu ini ada fiksi, fiktif dan kitab suci. Sejumlah wacana …

Read More »

Membaca Ulang “Islam Yang Terhina”

Oleh: Ach Tijani Anggota Lakpesdam PCNU Kota Pontianak   Islam itu berdiri tegak, tidak hina walau dihina, tidak juga mewah-megah walau disanjung tanpa ujung. Islam adalah idealitas meta-historis dengan segala kesempurnaannya yang harus terus diterjemahkan dan dipelajari hingga penghujung waktu itu berhenti. Sekiranya ada kelompok yang merasa berdiri di puncak …

Read More »

Puisi Sukmawati dan Nilai Sebuah Seni

Oleh : M Hasani Mubarok Yang viral beberapa hari terakhir, adalah soal puisi yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarno Putri (salah satu Putri Ir. Soekarno) di sebuah acara. Puisi itu memantik banyak komentar oleh karena isinya yang dianggap telah mendiskreditkan satu agama, yakni Islam dan unsur fundamentalnya, yaitu syariat. Alhasil, banyak …

Read More »