Home / Badan Otonom / PW JRA Kalbar Gelar Pelatihan Bektogur di Kapuas Hulu

PW JRA Kalbar Gelar Pelatihan Bektogur di Kapuas Hulu

Kapuas Hulu – NU Khatulistiwa, Pengurus Pimpinan Wilayah Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (PW JRA LDNU) Kalimantan Barat Rihlah Pelatihan Bektogur (Bekam Totok Gurah) Ke Desa Semangut Kec. Bunut Hulu, Kapuas Hulu. Jumat, (26/11).

Sayap Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama ini, merupakan semi banom bidang Dakwah Rohani dan Jasmani bahkan psikis. Dalam Program Struktural juga Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Memiliki Divisi Thibbun Nabawy dan Herbal. Dan pada kesempatan Rihlah tersebut hadirkan Pakarnya yakni Gus Husnur Rohim Ali selaku Ketua Pengurus Pusat Bidang Divisi Asal Jember Jawa Timur Kelahiran Bangkalan Madura tersebut, beserta Asistennya Gus Akhmadi dari Lumajang yang merupakan Ketua Bektogur se Jawa Timur dan Ketua Divisi Thibbun Nabawy dan Herbal Pengurus PW JRA Jatim.

KH. Abdul Aziz.M.Pd.I selaku Ketua PW JRA Kalimantan Barat, Menuturkan Bahwa Pelatihan Bektogur Perdana Di Zona Kalimantan ini, Kalbar tentunya sangat menyambut baik dengan adanya ini. Dan PW JRA Kalimantan Barat yang sudah memiliki 8 Pimpinan Cabang dari 14 Kabupaten/Kota. Tersisa 6 Kabupaten/kota yang masih belum terpikat dengan hadirnya JRA. tuturnya

Adapun Dari 4 kabupaten yang masih tersisa tersebut dalam program di tahun 2022, semoga bisa segera terselesaikan diantaranya Kota Singkawang, Ketapang, Sekadau, Sanggau dan Bengkayang, serta Mempawah.

“Harapannya semoga Pelatihan Bektogur ini bisa diikuti Praktisi yang di Kalimantan Barat. Dan dalam rihlah kali ini sementara dua titik pelatihan dipusatkan di Kabupaten Kapuas Hulu dan akan diikuti Praktisi dari PC Kapuas Hulu Sendiri dengan Nama Team Mahkota Raja, Lintang Kerti dari Sintang dan Kabupaten Melawi Team Walisongo serta titik satunya dipusatkan di PC JRA team Kandayas Kubu Raya, Sambas, Pontianak dan Kayong Utara.

Semoga praktisi juga dapat mensinergikan ruqyah dengan keilmuannya, meski sejatinya Praktisi membidangi Keilmuan Ruqyah yang penanganannnya Medis dan Non Medis bahkan psikologis. Dan praktisi bisa juga mengusai keilmuaan dengan mendalami terapis dalam hal fisik agar bisa dikombinasikan dengan keahlian Bekam, totok dan ghurah”. tuturnya *(Abshor)

Check Also

PAC IPNU Pontianak Timur Resmi Dilantik, Imam Tunggu Bukti Ikrar Pengurus

Pontianak – NU Khatulistiwa, Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kota Pontianak Rekan Ahmad …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com