Home / Berita / PCNU dan JRA Melawi Sukses Menyelenggarakan Kegiatan Ruqyah Aswaja Massal Perdana

PCNU dan JRA Melawi Sukses Menyelenggarakan Kegiatan Ruqyah Aswaja Massal Perdana

Melawi – NU Khatulistiwa, Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama Melawi bekerjasama dengan Jamiyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kabupaten Melawi dan JRA Kabupaten Sintang Kalimantan Barat sukses menggelar kegiatan Ruqyah Aswaja Massal perdana di Graha Aswaja Sekretariat PC.NU Melawi, Ahad (17/1/2020).

Ketua panitia yang juga ketua JRA Melawi, Ustadz Nurcholis saat ditemui NU Khatulistiwa menyampaikan kegiatan Ruqyah Aswaja Massal perdana dalam menyambut Harlah NU yang ke: 95 ini cukup mendapat antusias dari masyarakat muslim Melawi, terbukti perkiraan panitia hanya 50 orang saja yang mendaftar, namun ternyata yang mendaftar sampai 127 orang. Sehingga demi mematuhi protokoler kesehatan dimasa Pandemi panitia harus membagi kegiatan Ruqyah menjadi dua sesi, yakni pagi dan sore.

“Melihat antusias masyarakat yang mengkuti kegiatan ruqyah aswaja dan demi tetap menjaga protokoler kesehatan dimasa pandemi, maka panitia harus membagi sesi kegiatan ruqyah menjadi, yakni sesi pagi dimulai dari jam 09.00 – 11.00 WIB dan sesi sore dari jam 13.00-15.00 WIB.”, jelas Ust. Nurkholis.

Selanjutnya Ust. Nurkholis menambahkan dalam kegiatan Ruqyah Aswaja perdana ini panitia mendatangkan praktisi Ruqyah Aswaja dari JRA Kab. Sintang atau yang lebih dikenal dengan JRA Tim Walisongo yang dipimpin Kyai Ahmad Shohib.

Lebih jauh, dirinya menyampaikan misi JRA, diantaranya adalah mendakwahkan Al-Qur’an sebagai syifa atau obat yang bisa menyembuhkan segala penyakit, baik medis maupun non-medis. Dan dalam kesempatan ini, praktisi JRA juga memberikan sosialisasi agar masyarakat bisa meruqyah dirinya sendiri dan mengajari jamaah atau pasien terkait cara meruqyah mandiri. Karena hal itu dapat mempercepat proses kesembuhan pasien.

Ketua PC.NU Melawi, H. Aan Subakir, S.Ag, M.Si menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya di Kab. Melawi ini istilah atau nama Jaringan Ruqyah Aswaja (JRA) masih belum familiar atau masih sangat baru. Selama ini istilah pengobatan syar’i atau yang lebih kita kenal dengan metode ruqyah inikan lebih identik dan sering dipopulerkan oleh saudara kita salafy.

Oleh karena itu, H, Aan Subakir berharap dengan diadakannya kegiatan Ruqyah Aswaja Massal perdana ini, masyarakat terutama Nahdliyin Melawi jadi tau bahwa NU juga punya metode pengobatan syar’i melalui ayat-ayat Al-Qur’an yang dinamakan metode Ruqyah Aswaja.

Semoga melalui kegiatan ini masyarakat dan Nahdliyin jadi tau, bahwa NU juga punya pengobatan syar’i yang bernama Ruqyah Aswaja, sehingga hal itu semakin menarik simpati masyarakat untuk mengenal NU”, Ujar H.Aan Subakir. (Sukarno)

Check Also

Kepemimpinan Pembelajaran

Oleh: Sholihin, HZ, M.Pd Ketua PC Pergunu Kota Pontianak Sebagai top leader dan decision maker …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com