Home / Berita / Generasi Muda NU Mempawah Gelar Ngopi Pintar Bahas Isu Aktual

Generasi Muda NU Mempawah Gelar Ngopi Pintar Bahas Isu Aktual

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa, Tepat pada pukul 10 pagi , Sabtu, 2/11 diskusi dilaksanakan di cafe Goncang Lidah yang di hadiri beberapa perwakilan generasi muda NU Mempawah serta banom, Ansor PMII, IPNU.

Diskusi di digelar bertujuan untuk memecahkan beberapa persoalan atau isu yang marak terjadi yang kemudia berdampak negatif terhadap kesejahteraan masyarakat kabupaten mempawah. Tidak hanya itu, isu-isu itu kemudian berdampak negatif terhadap kehamonisan terhadap sesama.

Menjadi sebuah tanggung jawab para pemuda NU Mempawah untuk sama-sama peduli terhadap isu-isu yang sering terjadi di kabupaten mempawah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, Infrastruktur, Organisasi dan Agama.

Menurut salah seorang kader NU mempawah (Riski) ia mengatakan bahwa isu organisasi di mempawah sudah sangat rentan, akibatnya pun kini sudah berimbas ke individu/personal. Ini semua tidak terlepas dari konflik yang memang sering terjadi di daerah lain yang kemudian di asumsi di daerah kita.

Menurutnya butuh pengetahuan dan pengalaman yang mempuni dalam memahami organisasi dan Isu-isu yang ada di organisasi tersebut. Banyak yang panatik terhadap organisasi sampai-sampai lupa analisis bahwa memang terkadang salah pun dianggap benar. Begitupun cinta terhadap organisasi janganlah sampai menghilangkan akal sehat untuk membela organisasi sendiri dan menjatuhkan organisasi lain. Ungkapnya.

Thorik menambahkan sebagai masyarakat tidaklah harus menjadi panatik buta terhadap satu kelompok. Kita harus kembali mengingat sejarah, bahwa indonesia bisa merdeka bukan hanya dari satu golongan atau kelompok saja.

“Tapi kemerdekaan itu pula atas bersatunya para pejuang dari berbagai suku, agama dan ras. Ini lah nilai yang harus kita tanamkan bersama, agar kita tetap bisa merasakan pentingnya kebersamaan.” Tutupnya.

“Pemuda harus peka terhadap kejadian-kejadian yang menjadikan kegelisahan terhadap masyarakat, bukan tidak penting kemudian kita berbicara tentang ini. Manfaat besarnya setidaknya kita yang masih peduli tidaklah kita ikut-ikutan terhadap mereka yang seperti itu, ” sambung riski

Dalam diskusi ini juga mereka berharap agar masyaratak mempawah terkhusus pemuda, agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama. Kita memang berbeda baik dari segi Agama, Suku Ras dan keyakinan. Namun sungguh tak pantas jika perbedaan itu kemudian kita jadikan sebagai alat kebencian antar sesama. (Salihin)
S

Check Also

Kepengurusan OSIS dan MPK MAN Mempawah Resmi Dilantik

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa, Beberapa siswa/i Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mempawah yang tergabung dalam kepengurusan …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com