fbpx
Home / Badan Otonom / Mapaba Rayon Opu Daeng Menambon Resmi Dibuka oleh IKA PMII Sahabat Misran.

Mapaba Rayon Opu Daeng Menambon Resmi Dibuka oleh IKA PMII Sahabat Misran.

Mempawah – NU Khatulistiwa. Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang di dilaksanakan oleh Rayon Opu Daeng Manambon resmi dibuka. Ini menandakan bahwa terlaksananya kegiatan perekrutan dapat dijalankan sesuai aturan organisasi PMII. Penerimaan anggota kali ini di lakukan oleh pengurus rayon ODM dengan sekitar 20 peserta Mapaba yang bertepat di pondok Pesantren Ar Rasyid Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah. (25/10/2019)

Agenda ini di mulai pada tanggal 25 sampai 27 Oktober dengan harapan pengkaderan ini benar-benar mampu mencetak kader yang militan kepada organisasinya. Ketua Rayon ODM sahabati Rika sampaikan bahwa peserta yang hadir tidak hanya berasal dari kampus STAIM saja. Melainkan IAIN pontianak dan juga Universitas Terbuka Mempawah pun juga ikut serta bergabung dalam pengkaderan kali ini.

Dalam sambutannya beliau sampaikan “ menjadi mahasiswa tidak cukup aktif dikampus saja. Kita harus kreatif, inovatif, kritis dan berfikir lebih maju untuk berkembang. Mahasiswa juga harus mampu bersaing di segala bidang, maka berorganisasi adalah salah satu solusi kita untuk kemudian berproses di dalamnya” Pungkasnya.

Dalam acara ini juga dihadiri langsung oleh ketua umum PMII Mempawah sahabat Saiful Umam. Dalam sambutannya beliau apresiasi kegiatan perekrutan kader yang di sebut dengan mapaba tersebut. Beliau juga berpesan agar peserta lebih semangat dan aktif mengikuti setiap materi-materi yang di berikan oleh para pemantik nantinya. Banyak ilmu yang akan di dapat jika kita bersungguh-sungguh dalam memahami isi dari setiap materi nantinya. Tutup saiful umam

Akhirnya acara ini pun dibuka oleh sahabat misran dengan harapan PMII mampu menjadi wadah yang benar menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam organisasi PMII itu sendiri.

Sebelum dibuka beliau juga sampaikan “mahasiswa yang tidak berorganisasi itu rasanya kurang nikmat, maka kenikmatan seorang mahasiswa berada pada organisasi terus berjuang dan jangan berhenti di perjalanan selesaikan kewajiban menjadi seorang peserta dengan baik” tuturnya.

Tak cukup disitu beliau juga minta agar kader pmii tidak meninggalkan kewajibannya sebagai mahasiswa, “jangan sampai ditinggalkan kewajiban kalian di kampus, karena itu tanggu jawabmu kepada gurumu dan kepada orang tuamu” tutupnya dengan penuh harap. (Salihin/Maulida)

Check Also

“Ayo Menanam” Dalam Hadapi Krisis Corona

Oleh: Dr.Yusriadi, MA Ketua PW ISNU Kalbar Sore itu di akhir Maret 2020, di Group …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com