Home / Badan Otonom / Rayon Abu Hanifah IAIN Pontianak Gelar MAPABA 2019 Angkat Tema Bucin Bersama PMII

Rayon Abu Hanifah IAIN Pontianak Gelar MAPABA 2019 Angkat Tema Bucin Bersama PMII

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Abu Hanifah Komisariat IAIN Pontianak gelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) yang bertempat di Yayasan Mardhatilah Jl. Harapan Jaya Gg. Jaya Makmur Jum’at (20/09/2019) malam.

Acara MAPABA ini merupakan jilid ke II dari MAPABA yang di selenggarakan oleh Rayon Syariah dan Rayon Syeikh Mahfud At-Atirmasi pada pekan sebelumnya. 

Tema yang di usung kali ini adalah “Berproses Untuk Competitive, Integrity dan Nasionalis Bersama PMII”, yang disingkat dengan “BUCIN bersama PMII”.

Acara MAPABA kali ini di hadiri oleh Bapak Dr. Didi Darmadi selaku MABINCAP Pimpinan Cabang Pontianak Raya, dalam sambutanya beliau menyampaikan akan kecintaanya kepada PMII sehingga ketika tidak ada kegiatan yang memang betul-betul penting beliau  akan selalu siap hadir di acara-acara PMII.

“Kalau jaman dahulu yang berperan untuk negara yaitu para ulama-ulama dan sekarang yang akan menggantikan perjuanganya  yaitu adek-adek sekarang ini. Yaitu para kader-kader PMII guna mencegah paham-paham yang radikal yang ingin mencoba mengobrak-abrik ideologi bangsa Indonesia”. Tuturnya.

“Yang terpenting dalam diri kita yaitu kopetensi diri, dengan begitu kita akan menjadi orang yang hebat, kalau orang hebat biasanya menjadi orang sukses. Maka ini merupakan tugas-tugas para pengurus-pengurus PMII bagaimana supaya adek-adeknya memiliki kopetensi ataupun nilai jual”. Ucapnya lebih lanjut.

Ia juga berpesan kepada peserta mapaba untuk mengikuti alur mapaba dengan baik, karena akan bermanfaat untuk ke depan. Ia menambahkan bahwa dengan berorganisasi dapat meningkatkan Skill.

Kali ini yang membuka acara MAPABA secara resmi Rayon Abu Hanifah adalah Pimpinan Cabang Pontianak Raya. Yaitu Sahabat Musthafa. Dia menutirkan Sangat beruntung sekali bagi kawan-kawan yang sudah masuk di organisasi, karena ilmu organosasi tidak bisa didapatkan hanya di bangku kuliah saja. 

“Kalau kawan-kawan belum menangis mengurus PMII berarti kecintaan kalian belum ada apa-apanya. tetapi ketika kalian menangis karna mengurus PMII berarti kecintaan kalian tidak bisa di ragukan lagi kepada PMII. Ucapnya.

“Dan mudah-mudah butiran-butiran air mata itu menjadi doa kita yang akan mengantarkan kita menuju kesuksesan”. Ucapnya lebih lanjut.

Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti pengkaderan PMIi Jilid ke II ini, berjumlah 51 peserta yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Acara di tutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh KH Ahmad Dahlan selaku Pengasuh yayasan Mardhatilah. (Nasrul Safi’i)

Check Also

Banom NU Mempawah Siap Sukseskan Hari Santri Nasional 2019

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa, Badan Otonom Nahdlatul Ulama Kabupaten Mempawah gelar persiapan agenda hari Santri …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com