Home / Berita / Meriahkan HSN 2019, PCNU Kota Pontianak Gelar Dzikir Kebangsaan Hadirkan Ulama Libanon

Meriahkan HSN 2019, PCNU Kota Pontianak Gelar Dzikir Kebangsaan Hadirkan Ulama Libanon

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Dzikir kebangsaan Bersama Sayyid Syekh Amin Bin Muhammad Adduhaibi Al-jailani dari Libanon dan Bedah Buku Bermulai Dari Cinta dalam rangka Hari Santri Nasional  Aula Abdul Rani IAIN Pontianak, (19/9).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PC NU yang di ketuai oleh Abah Faruki demi mengingat begitu pentingnya Hari santri Nasional yang hanya di ketahui oleh sebagian orang khususnya para santri. Senagaimana kegiatan ini di hadiri oleh undangan Dari masyarakat serta mahasiswa IAIN Pontianak khususnya IAT

Acara kali ini merupakan acara yang cukup istimewa karna menghadirkan Sayyid Syaikh Amin Bin Muhammad Adduhaibi Al-Jailani yang informasinya beliau merupakan keturunan ke 27 Syaikh abdul Qodir Al Jailani dan di ikuti oleh tokoh” penting yaitu  Kyai Ali Badri ,Wali Kota Pontianak di wakili oleh bapak Aswin Ja’far, Dr.H.Ahmad Faruki ketua PCNU, Rektor IAIN Pontianak di wakili BPK Abdul Mukti ,Kepala kemenag kota Pontianak ,Danramil Kota Pontianak ,serta Kodim Kota Pontianak

Bapak Rahmat bustomi M.Pd. mewakili Dr.H. Ahmad faruki selaku ketua PCNU dalam sambutannya menuturkan bahwa PC NU kota Pontianak telah menyusun beberapa rangkaian kegiatan HSN 2019  satunya Dzikir kebangsaan bersama Syaikh Amin ini dan juga akan di susul beberapa rangkaian lomba.

“Jalan santai ala santri serta apel untuk para santri dalam waktu yang telah di tentukan demi memperingati hari santri nasional ini,” katanya.

Sayyid Syaikh Amin Bin Muhammad Adduhaibi Al-jailani,Jailani dari Libanon  menyampaikan begitu banyak pemaparan yang penting dan bermanfaat tentunya dengan menggunakan bahasa Arab dan di terjemahkan oleh KH.Ali Badri dan di akhir pemaparannya Al-Mukarramah Syaikh Amin memberikan ijazah dalam bentuk amalan yang menganjurkan para hadirin untuk meningkatkan amalan ibadah.

“Membaca sholawat, kalimat Tauhid (lailahaillallah), Istigfar dan di setiap pagi dan sore dilanjutkan dengan sholawat kembali karna tutur beliau setiap harinya kita mengawali sholawat dan mengakhiri dengan sholawat pula,” tuturnya.

Selanjutnya, yakni bedah buku yang Berjudul Bermula Dari Cinta karya Kyai Ali Badri di dalam buku ini mengupas tentang hikmah, teori, konsep dan motivasi yang terkandung dalam Al-Qur”an demi membuktikan kesesuaian Aquran dengan fitrah manusia sehingga bisa di jadikan pedoman dalam segala aspek kehidupan. (Khusnul/Rokib)

Check Also

Banom NU Mempawah Siap Sukseskan Hari Santri Nasional 2019

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa, Badan Otonom Nahdlatul Ulama Kabupaten Mempawah gelar persiapan agenda hari Santri …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com