fbpx
Home / Berita / Rema Muda Ke-XXXIII Resmi DItutup Bupati Kubu Raya

Rema Muda Ke-XXXIII Resmi DItutup Bupati Kubu Raya

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Kubu Raya, telah usai melaksanakan rutinitas tahunan Rema Muda ke XXXIII di parit kongsi Masjid Al Falah Desa Sungai Enau Kecamatan Kuala mandor B. kegiatan tersebut dimulai dari tanggal 23 juni 2019 hingga tanggl 1 juli 2019, yang diikuti oleh 52 peserta kontingen dari tiga kecamatan, Sungai Ambawang, Kecamatan Kuala mlMandor B dan Kecamatan Sebangki. Senin, 1/7 Kemarin.

Proses perlombaan dan pertandingan mulai dari awal hingga akhir telah usai dan berjalan dengan kondusif, meski kadang ada sebuah permasalahan. Akan tetapi tetap berjalan dengan lancar. Ucapan maaf yang tak terbatas pun di ungkapkan oleh Muhasis selaku ketua panitia pelaksana rema muda.

“Terima kasih semuanya bagi para kontingin yang telah mensukseskan acara Hut Rema Muda yang Ke XXXIII, kami selaku tuan Rumah Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika fasilitas yang kami sediakan kurang memuaskan. Mudah-mudahan Hut Rema Muda yang diselenggarakan di parit kongsi ini menjadi moment yang penting, sekaligus membahagiakan bagi kita semua amin-amin ya robbel alamin,” ungkap Muhasis.

Selain itu juga, Tapyin selaku ketua BKPRMI Sungai Ambawang menyampaikan, pihaknya bangga atas partisipasi para kontingen remaja masjid dari tiga kecamatan.

“Terima kasih atas partisipasinya kepada para peserta kontingen remaja masjid yang telah hadir di rema muda ini, terima kasih juga kepada panitia pelaksana rema muda yang telah bekerja ekstra demi mensukseskan acara Hut Rema Muda yang ke XXXIII di Parit Kongsi Desa Sungai Enau ini,” katanya.

Kepala Desa Sungai Enau pun sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Hut Rema Muda yang ke XXXIII di Parit Kongsi. “Berkat kerja ekstra dari para pengurus BKPRMI dan panitia pelaksana Rema Muda yang ke XXXIII bisa berjalan dengan baik, dan telah usai di malam ini, semoga bermanfaat dan membawa generasi muda lebih maju,” Tegas Rajali selaku Kades Sungai Enau.

Syarif amin selaku anggota Dewan Kubu Raya berharap “dengan adanya kegiatan rema muda ini, bisa lebih membawa para anak muda ke arah yang lebih baik lagi dan hasilnya pun bisa menciptakan kader pemimpin yang baik bagi desa maupun kubu raya,”. Harapnya

Di malam puncak Hut Rema Muda yang ke XXXIII tersebut, ditutup langsung oleh Muda Mahendrawan selaku Bupati Kubu Raya,  sebagai bukti dan apresiasi bahwa bupati sangat mendukung kegiatan tersebeut. Namun sebelum menutup acara tersebut Muda Mahendrawan manyampaikan. Meski  Kubu Raya masih sebagai kabupaten muda yang terbentuk pada tahun 2007. Akan tetapi masih mampu bersaing dengan yang lainnya.

“In Syaa Allah Kubu Raya, meski masih berusia muda, yang terbentuk 2007. Sebagaimana ada 119 desa dan 99 kecamatan di kubu raya. Mampu berfikir keindonesiaan. Sebagaimana slogan Kubu Raya ialah; Dari Kubu Raya Untuk Indonesia,”. Jelasnya

Pertama, selogan ini untuk generasi kubu raya, meski berasal dari kampung/pelosok. Tapi kita harus berfikir keindonesiaan.

Kedua, pemuda harus berfikir prestaai, progresif berfikir jauh kedepan. kita buktikan brprestasi secara nasional. Karena Kubu Raya telah banyak meraih sebuah prestasi di tingkat nasional. Seperti ananda Anisa yang mampu juara 1 MTQ nasional di Sumatra Utara,” Sebutnya.

Dan masih banyak lomba lainnya yang telah diraih oleh kubu raya, seperti lomba desa, seni, banyak lainnya. Hal ini bukan mimpi melainkan nyata, fakta sosial di lapangan, dari itu, kita harus percaya diri, dan intinya niat hati yang baik, serta tujuan yang jelas,. bebernya

Ia memberikan gambaran kepada generasi muda untuk menjadi seorang pemimpin kepala daerah bukan seorang penguasa daerah.

“Saya selaku kepala daerah (bupati kubu raya) mendukung kegiatan rema muda, tujuannya agar bisa duduk bersama dan berbicara dengan anak muda, seorang kepala daerah yang dikejar adalah mengurangi pengangguran anak muda, agar anak muda tidak terbawa ke jalan yang buruk. Menjadi sorag bupati, yang dipikirkan adalah tentang kehidupan masyarakat, mulai dari bayi hingga ke liang lahat, membuat SDM yang baik, cerdas, ibadah dengan baik dan bersosial. Maka dari itu marilah kita sama-sama kuatkan dalam agenda ini. Semoga banyak manfaat dan terhindar dari bahanyanya narkoba dan keburukan lainnya, paparnya.

Muda mahendrawan tidak akan menyia-nyiakan rema muda. Karena menurutnya remamuda merupakan asset bagi kabupaten kubu raya.

“In Syaa Allah rema muda ini tidak akan di siasiakan, karena ini merupakan aset kubu raya. Sebagimana suksesnya kepala daerah bukan dari sebuah kekayaan, bukan karena jabatan, melainkan keberhasilannya ketika tidak ada pengangguaran, karena tidak ada kematian ibu mlahirakan, ketika bayi salah gizi, dan penderitaan lainnya,. Tukasnya.

“Mari kita jaga dan selalu ingat shalat, semoga menjadi pemimpin bukan penguasa. Karena Peminpin mengayomi dan memberi solusi. Bukan penguasa yang hanya membangun kepribadiannya sendiri,. Imbuhnya

Ia juga mengajak kepada seluruh pemuda maupun masyarakat kubu raya agart tetap rendah hati dan percaya diri untuk kubu raya.

“rendah hati harus, tapi tidak boleh rendah diri. Kita harus percaya diri. Tuturnya sambil mengulangi kalimat dari kubu raya untuk Indonesia, pungkasnya

Ia ingin menata ulang kubu raya sebagaimana pada 2012 mampu menjadi kabupaten terbaik,  kita selamatkan rumah tangga dari 99 kecamatan dan 119 desa. Dari jumlah 165 ribu rumah tangga. Berharap kepada semua pemuda agar bisa kembali ke tempat masing-maisng dengan garapan tercipta 100 pemimpin yang kita impikan,”. Harapnya

Ia sangat mengapresiasi atas terseleneggaranya hut rema muda ke XXXIII.

Terima kasih kepada semuanya, karena telah mempercai saya sebagai bupati kubu raya pertama dan ketiga. Saya akan menambah titik pembangunan jalan akan ke seluruh penjuru kubu raya, terkhusus di jalan sungai tempayan menuju kuala mandor B dan kuala mandor B menuju kubu padi takhusus di sungai enau ini, tujuannya agar bisa mempermudah akses jalan ketika mengurus sebuah kondisi sosial terutama pendidikan, pesantren dan madrasah yang paling banyak itu, ada di kuala mandor b dan sungai ambawang,. Ujarnya

Kepada seluruh kontingen yang hadir, dari 52 kontingen salam kepada keluarga, guru dan seluruh anak muda kampung, “Dari Kubu Raya Untuk Indonesia” itulah semangat kita, meski kita anak kampung tapi kita tidak boleh kampungan, meski kita dari kampung, tapi kita bukan jadi beban bagi Negara repubik indonesia. Selain itu juga, kita tidak boleh ketinggalan di era digital agar tidak tertindas oleh zaman,. tambahnya

Diakhir penutupnya Muda menginformasikan bahwa kabupaten kubu raya ulang tahun di minggu yang akan datang.
Minggu depan sudah ultah kubu raya ke 12 tahun, banyak agenda terbuka untuk umum, silahkan jika ingin mengikuti di kantor bupati kubu raya, mulai tanggal 17 juli 2019.

Acara tersebut dimeriahkan oleh grup nasyid dari remaja masjid parit tengah baru dan dihiasi dengan percikan kembang api, hingga diakhiri dengan sayonara. Meskipun demikian tidak perlu dikhawatirkan, karena tahun 2020 akan berjumpa kembali di rema muda yang ke 34, di kampung Jawa Tengah Kecamatan Sungai Amabawang Masjid Raudatul Islamiah, dengan harapan bisa lebih meriah dari tahun sebelum-sebelumnya.(Rokib)

Check Also

Organisasi Pelajar di Kalbar Gelar DIalog Bangkitkan Semangat Literasi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Organisasi Poros Pelajar mengadakan dialog yang bertema “Merajut Semangat Literasi dalam …

Tinggalkan Balasan