Home / Berita / Jaringan Gusdurian Pontianak Bagikan Donasi Bagi Relawan Demokrasi

Jaringan Gusdurian Pontianak Bagikan Donasi Bagi Relawan Demokrasi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Gelar Penyaluran Santunan untuk Keluarga Penyelenggara pemilu  yang gugur dalam bertugas. Komunitas Jaringan Gusdurian Pontianak salurkan donasi kepada ahli waris pahlawan demokrasi, di Jl.komyos sudarso Gg.kelapa 1 No.01 kecamatan Pontianak Barat, Rabu (10/7).

Sebagai komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi, Jaringan Gusdurian turut serta mendukung penyelenggaraan pemilu 2019. Secara damai dan demokratis sesuai dengan prinsip-prnsip yang diajarkan Gus Dur. Begitu pula dengan para pejuang demokrasi yang gugur dalam menjalankan tugas, kami turut berempati dan berbela sungkawa.

Sebagai bentuk empati, Sekretaris Nasional (Seknas) Jaringan Gusdurian bekerja sama dengan kitabisa.com, telah membentuk relawan untuk menyalurkan bantuan kepada ahli waris para penyelenggara pemilu yang meninggal dalam menjalankan tugas.

Jay Akhmad, koordinator Seknas Gusdurian menyatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya akan menyalurkan santunan ke 51 korban di 34 daerah/ kabupaten di seluruh Indonesia.

Mohammad, Koordinator Jaringan Gusdurian Pontianak, menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugas, relawan melakukan pendataan korban guna penyaluran bantuan, dan pendokumentasian selama peyaluran bantuan, bertindak atas nama dan menjaga nama baik Jaringan Gusdurian. “Untuk area Pontianak, kami telah melakukan penyaluran Kami akan terus berkoordinasi dengan seknas maupun relawan di daerah agar penyaluran ini berjalan optimal dan tepat sasaran. Kami berharap semoga para keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan kekuatan dan ketabahan pasca ditinggalkan almarhum/ almarhumah yang gugur dalam bertugas,” tuturnya.

Suharto selaku orangtua Almarhumah Wulan, (Panwascam Pontianak Barat), mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia pun mengungkapkan kekaguman kepada sosok gusdur sebagai mantan presiden,  yang sangat memerhatikan masyarakat kecil dan memberikan teladan kepada masyarakat, dan juga mendoakan untuk komunitas gusdurian semoga semakin bermanfaat untuk bangsa, negara dan agama.

Menutup paparannya, komunitas Gusdurian Pontianak  menyatakan bahwa santunan ini tentunya tidak bisa mengganti kerugian imateril keluarga, namun pihaknya berharap hal ini bisa menjadi pengingat bahwa duka keluarga yang ditinggalkan merupakan duka kita semua. ujarnya. (lulu)

Check Also

PKPT IPPNU IAIN Pontianak Gelar Rutinan KARTINI

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) IAIN …

Tinggalkan Balasan