Home / Berita / Ketua ICMI Kalbar – Rktor IAIN Pontianak Jadi Pembicara di Agenda Youlead Camp 2019

Ketua ICMI Kalbar – Rktor IAIN Pontianak Jadi Pembicara di Agenda Youlead Camp 2019

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Ketua ICMI Kalbar dan Rektor IAIN Pontianak kompak berikan Motivasi dalam Seminar Inspiring Leaders Talk pada Agenda Youlead Camp di Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Pontianak, Sabtu 18/5.

Youlead (Prepare Young Leaders) adalah program kaderisasi pemimpin muda strategis berintegritas untuk mewujudkan Indonesia Berdaya. Dalam program orientasinya, Youlead mengadakan seminar kepemimpinan untuk para calon pemimpin muda yang mana para narasumbernya merupakan para pemimpin terkemuka di Kalimantan Barat.

Dalam seminar tersebut semangat para peserta  dipacu oleh salah  seorang keynote speaker yang merupakan ketua umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalbar dan rektor Universitas Tanjungpura (UNTAN) selama 2 periode (2011-2015 dan 2015-2019) yaitu Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA.

Guru besar FMIPA UNTAN ini memberikan motivasi dengan tema Mengubah Bonus Keberkahan Demografi Bagi Kemajuan Daerah. Ia mengingatkan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksikan Indonesia pada tahun 2020-2030 berpeluang mengalami bonus demografi. Ia menjelaskan bahwa bonus demografi adalah besarnya penduduk usia produktif antara 15-64 tahun dalam suatu negara.

“kalian sekarang sudah umur berapa? Apakah sudah menguasai bahasa asing?” tanyanya kepada para audiens yang merupakan mahasiswa dari berbagai kampus di Kalimantan Barat.

“harus bisa menguasai bahasa asing karena dunia sekarang sudah terbuka yaa” lanjutnya. Beliau menginginkan para pemuda yang berusia produktif (15-64 tahun) agar tidak membuang waktu dan uang dengan hal yang sia-sia. “kalian harus menjadi mahasiswa yang kritis, curiousty, networking and colaborating” tegas pria yang juga Mustasyar PWNU Kalbar ini.

Kemudian ia  menceritakan saat duduk dibangku kuliah di UGM ia merasa takjub dengan dosennya yang mendapat surat dari pacarnya di Perancis dan membacanya dengan tersenyum-senyum. “sedapnya!” gumamnya,

Dari pengalaman tersebut ia  berharap bisa ke Perancis dan memang benar pada akhirnya ia menyelesaikan program S2 jurusan Kimia Agroindustri di ENSCT-INP, Toulouse, France (1994) dan menyelesaikan S3 dalam kurun waktu selama satu tahun di jurusan dan kampus yang sama pada tahun (1997).

Ia menyarankan kepada para peserta untuk dapat melanjutkan kuliah di Perancis karena kuliah disana gratis
“kalian itu harus kuliah di Perancis. Perancis itu enak kuliahnya gratis! Tapi ya kalian bisa hidup menderita kan? Jadi bermimpilah!” ujarnya penuh canda/

Keynote speaker yang lain yakni Dr. Syarif, S.Ag, M.A selaku rektor IAIN Pontianak membakar semangat para peserta dengan mengingatkan bahwa pemimpin jangan mudah marah, karena marah tersebut berasal dari setan.

“Sebelum memimpin orang lain, pimpinlah diri sendri terlebih dahulu. Orang yang tidak tahu dirinya, tidak akan tahu tantang harga dirinya” tegas pria yang juga merupakan Sekretaruis PCNU Kota Pontianak. .

Ia  juga menyindir kaum millenial yang hobi mencaci-maki di sosmed

“tunjukkan! Jadilah generasi yang yang berprestasi, kalian ahli bagian apa? Tekuni!” ucapnyadengan nada yang tinggi.

ia menegaskan agar bisa memimpin emosi, tidak mudah marah karena orang yang tidak sukses adalah orang yang tidak sukses memimpin diri sendiri.

Kegiatan seminar diselingi hiburan berupa tampilan dari Kamelody (Kammi Melody) yang merupakan grup musik yang dibentuk oleh KAMMI. Mereka melantunkan lagu Kopi Pancong, Sungai Kapuas, Titip Rindu Buat Ayah dan lagu Darah Muda.

Acara selanjutnya Youlead menghadirkan para narasumber luar biasa yaitu Drs. H. Ria Norsan, MM (Wakil Gubernur Kalimantan Barat), H. Bahasan, SH (Wakil Wali Kota Pontianak), Drs. Atbah Romin Suhail, LC (Bupati Kabupaten Sambas) dan Purwa Udiutomo (Dompet Dhuafa Filanthropi).

Drs. H. Ria Norsan, MM tidak bisa menghadiri seminar tersebut karena beliau dihari yang sama diundang oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dalam rangka buka bersama di Istana Negara. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat para calon pemimpin muda untuk setia melanjutkan seminar dengan mendengar para narasumber yang telah hadir di Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Pontianak.

Masing-masing dari narasumber memberikan semangat dengan cara yang khas,

H. Bahasan, SH dalam paparannya mengajak peserta memiliki akhlak yang baik dan memiliki sifat ikhlas.

Drs. Atbah Romin Suhail, LC menjelaskan bahwa menjadi pemimpin yang baik harus memiliki sifat jujur, “Jangan kalah dengan kejahatan! Apakah kalian mau kebenaran kalah?” tanyanya kepada para audiens dengan semangat.

“seminar tadi itu  luar biase faedahnya. Paling suka sama para pemateri yang membakar semangat anak muda sama mimpinya biar bisa setinggi langit” ujar Nurul, Mahasa Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Tanjungpura Pontianak.
Menurutnya selain ia mendapatkan goodie bag ia juga bisa tahu kondisi demografis Indonesia dan dampaknya untuk Indonesia itu sendiri.

Menurut Nurul, manfaat yang dapatkan adalah bisa bertemu dengan orang-orang luar biasa dari instansi yang berbeda.
Nurul berharap jika tahun depan semoga Youlead tetap  mengadakan seminar dan tetap eksis mencetak kader pemimpin yang terbaik.

“saya merasa ditampar sama pak Thamrin ketika pas ditanya tentang hal produktif apa yang sudah dilakukan hingga usia sekarang, belum lagi pemateri lain yang ngasih bumbu-bumbu pembakar jiwa muda, rasanya sempat ciut juga, Cuma semangat lagi. Kan namanya juga masih muda” lanjutnya dengan penuh semangat. (Fawzia)

Check Also

Semarak Harlah ke-90, LP Ma’arif NU Kalbar Gelar Malam Refleksi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama  merupakan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, …

Tinggalkan Balasan