Home / Badan Otonom / Maria Ulfa Harap Kader PMII FUAD IAIN Pontianak Kembangkan Potensi Diri

Maria Ulfa Harap Kader PMII FUAD IAIN Pontianak Kembangkan Potensi Diri

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Sudah  menjadi kegiatan rutinan setiap jumat sore Pergerakan Mahasiswa islam indonesia (PMII) IAIN pontianak Rayon Syeikh Mahfudh At-tirmasi mengadakan diskusi pengembangan diri. Kali ini tema yang diangkat adalah tentang “Menggali potensi diri dengan ber-PMII” yang dipandu langsung oleh sahabat Maria ulfa S. Pd. Selaku ketua kopri IAIN Pontianak  2017-2018, Jumat, 29/3 bertempai di Taman BAUAK IAIN Pontianak.

Seperti tidak mengenal rasa lelah usai mata kuliah selesai satu persatu kader-kader PMII tampak segera merapat untuk mengikuti kegiatan diskusi itu. Diskusi diawali dengan pertanyaan terkait tema oleh sahabat Maria Ulfa kepada kader-kader yang hadir .Kegiatan ini dihadiri oleh kader PMII Rayon Syeikh Mahfudz At-tirmasi, Rayon Abu Hanifah dan kader PMII IAIN pontianak lainnya.

Sahabat Maria Ulfa menyampaikan bahwa Setiap manusia yang Tuhan ciptakan adalah “khalifah fil ‘Ardi” yakni sebagai  pemimpin  di muka bumi,

“jadi kalian jangan pernah takut dan merasa tidak punya potensi atau kemampuan ini, aku tidak punya keterampilan ini, aku gak kreatif , aku gak berani bahkan merasa orang yang terbodoh yang pernah ada. Jangan! itu salah. karena itu adalah sebuah proteksi yang kita sendiri yang ciptakan. itu adalah sebuah ungkpan keliru atau dengan kata lain bersikap pesimis. “ Tuturnya

Mahasiswi Program Magister Pendidikan Anak Usia Dini UIN Yogyakarta ini  mengajak kader PMII untuk terus bersemangat dan tidak membiasakan diri untuk pesimis dalam menggali potensi yang ada dirinya

Ia kemudian mengutip amanat Rektor  IAIN Pontianak Dr. Syarif MA pada saat wisudawan rabu (28/03/2019) kemarin. yang mengatakan bahwa “sebenarnya hanya satu hambatan yang hadir dalam diri kita, tapi Karena orang itu pesimis maka dia akan mengatakan ada sepuluh hambatan yang hadir”. Alasan adalah hal yang paling ampuh untuk menutupi rasa pesimis karnanya jika kita mampu menghilangkan alasan maka tidak akan ada lagi ruang untuk pesimis dalam diri kita.

Kegiatan diakhiri dengan Ssi foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta diskusi (Fitriyah)

Check Also

Semarak Harlah ke-90, LP Ma’arif NU Kalbar Gelar Malam Refleksi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama  merupakan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, …

Tinggalkan Balasan