Home / Berita / Inti Peringatan Isra’ Mi’raj Adalah Memakmurkan Masjid

Inti Peringatan Isra’ Mi’raj Adalah Memakmurkan Masjid

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Panitia Hari Besar Islam, Dewan kemakmuran Masjid (PHBI-DKM) Nurul Fajri Gelar Tabligh Akbar pengajian Isra’ Mi’raj di Jl.Gusti Situt Mahmud Gang Swasembada I Siantan Hulu,  selasa, 9/4  malam.

Pada Kesempatan tausyiahnya Ustadz Wijayanto, menyampaikan bahwa pokok inti dari adanya majlis pengajian pada peringatan Isra’ Mi’raj adalah memakmurkan masjid, sholat sebagai tiang agama haruslah ditegakkan dalam menjadi perisai hati kita lebih dekat kepada Allah. Terutama untuk kalangan laki laki baik pemuda dan bapak bapak agar senantiasa rajin menunaikan ibadah sholat di masjid. Terkecuali dalam keadaan darurat karena sakit. Jika tidak demikian maka boleh jadi kita katakan sebagai laki laki yang sholehah. Lanjutnya.

Adapun mewujudkan adanya untuk menghidupkan agama, yakni adanya kiai/ustadz alias ulama sebagai (Al_Hayyi) yang menghidupkan hati. Dengan adanya peran dari ulama sesungguhnya orang yang ada agama bagaikan orang hidup, sebalik nya hidup tanpa agama bagaikan dianggap mati.Dan beliau selalu menghimbau agar keimanan dan ketaqwaan selalu dirawat dan dijaga, dan lebih ditingkatkan setiap harinya dengan istiqomah melaksanakan ibadah sholat. Sesekali gelak tawa jamaah pecah saat ustadz Wijayanto melemparkan candaan dan gurauannya. Lanjutnya. Memang Beliau ini terkenal khas dengan metode dakwahnya yang begitu santai dan kocak penuh akan hikmah yang disampaikan. Akan tetapi, tetap berisi dengan apa yang akan disampaikan terkait tema Isra’ Mi’raj nabi Muhammad SAW. Agar lebih banyak berkahnya maka pergilah kepengajian pengajian dan majlis ta’lim. Datangilah masjid masjid untuk mencari ketenagan hidul dan menggapai keberkahan dari Allah SWT. Paparnya.

Rasulullah merupakan satu satunya orang yang paling jujur, tidak pernah berbohong, berbeda dengan Caleg Caleg yang saat ini merebutkan kursi untuk duduk di struktur pemerintahan . Berbeda dengan Rasulullah sebagai utusan Allah yang telah terpilih tanpa harus dipilih kecuali atas kuasa Allah . Kita yang hadir pada pengajian majlis ini insyaallah jauh lebih mulia dan lebih utama dibanding dengan sholat 1000 Rokaat. Pemimpin yang baik itu yang suka memakmurkan masjid dan memiliki sifat kepemimpinan yang siddiq, tabligh, amanah dan fathonah. Lain halnya pemimpin hari seperti caleg di pilkada apabila jadi pasti lupa beda dibanding pil – KB, Jika lupa pasti jadi. Pupusnya.

Hikmah dari peristiwa Isra’ Mi’raj ini ialah Makmurkan Masjid, jadikanlah Doa sebagai Nur kehidupan dan Salam untuk mendapat keberkahan. Sebab dengan Doa orang yang berbuat maksiat, tidak akan pernah mendahului perbuatannya dengan menbaca doa dahulu. “Dan tentunya perkuat ukhwah dengan sesama tetangga, kuatkan hubungan antara hablum minallah dan hablum minannaas, sebab sebab sebaik baiknya dan serajin apapun ibadah kita. Jika dengan tetangga kita sendiri ‘Cuek’ maka tidak akan mendapatkan syurganya Allah.”

Karena anjuran nabi saw, amalan jariyah itu ada tiga ; yang pertama perbanyaklah sedekah, kedua tebarkanlah ilmu yang memberi manfaat dan ketiga jadikanlah anak anak yang sholeh dan sholehah.

Begitu pula hubungan anak dengan kedua orang tuanya, jangan sampai durhaka karena tidak selamat didunia apalagi di akhirat. Begitupun seorang istri yang selalu menjengkalkan hati suaminya. Dan perbaikilah hubungan yang baik dengan tetangga meski beda pilihan pilpres nanti. Tegasnya. (Ulil)

Check Also

Banom NU Mempawah Siap Sukseskan Hari Santri Nasional 2019

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa, Badan Otonom Nahdlatul Ulama Kabupaten Mempawah gelar persiapan agenda hari Santri …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com