fbpx
Home / Berita / Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar Wilayah Kalbar Gelar Muswil ke-II

Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar Wilayah Kalbar Gelar Muswil ke-II

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Wilayah Kalimantan Barat. Gelar Musyawaroh Wilayah (Muswil II) di Gedung Aula MIS Baiturrahman Parit Wanlui Jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang
Ahad (21/4).

Agenda kegiatan yang diselenggara kan dalam satu periode tersebut. Di hadiri senior fkmsb , tamu undangan , alumni, pengurus, dan anggota fkmsb yang tersebar di kampus kalimantan barat.

Dalam sambutannya Hafidz selaku ketua panitia, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para senior dan alumni yang telah lebih dahulu kuliah. Memberikan semangat kepada generasi hari ini. Dirinya juga melaporkan bahwa tidak terlepas suksesnya acara ini didukung oleh kas mandiri sebagai dana dari iuran dari anggota dan sumbangsih dari para senior. Tegas Akunya.

Humaidi selaku ketua umum forum komunikasi mahasiswa santri banyu anyar memaparkan dalam sambutan nya. “Bahwasanya selama dirinya menjabat sebagai ketua masih banyak kelemahan dalam memimpin. Dan harapan darinya kedepan agar generasi selanjutnya lebih bangun komunikasi antar sesama anggota dan pengurus lebih mengayomi. Dan terus bangkitkan semangat dalam bersama sama membesarkan fkmsb yang tantangan nya lebihnya berat kedepan. Disamping kita mendapat nilai bonus tersendiri, sebagai santri dan alumni dari pondok pesantren darul ulum banyuanyar. Kini telah berada dibawah bendera mahasiswa santri yang lebih tinggi levelnya. Pupusnya.

Abshar.S.Pd dalam sambutannya mewakili senior senior dan alumni demisioner, menyampaikan dalam himbauannya supaya berorganisasi selalu mengedepankan nilai nilai organisasi yang memberi manfaat dampak positif untuk sekitarnya. Meski kita ketahui bersama di organisasi hanya membangun relasi tanpa basa basi tidak bakal mendapatkan gaji. Alias Menjadi Pegawai Lillahi Taala (PLT guraunya), sembari diri mengingatkan akan hal sesuatu dari basic mahasiswa dan santri. Bahwa mahasiswa tidak akan pernah terlepas dari Tri Dharma perguruan tinggi. Dan tentunya menjadi agen of change baik dikampus atau dilingkungan masyarakatnya. Lanjutnya.

“Berorganisasi jangan mencari hidup di organisasi, akan tetapi bagaimana menghidupkan organisasi itu bisa dipimpin oleh ketua dan pimpinan yang ada dalam struktur organisasi bisa saling terfungsikan.” umbuhnya

Ia juga menyarankan agar pasca dari ketua demisioner dan ketua yang akan terpilih. Tetap saling mengawal dan terkoordinasi dengan baik. Sehingga organisasi yang baru ini tidak meninggalkan sejarah yang kurang menyesankan. Dan siapapun yang terpilih tetap semangat untuk membesarkan nama organisasi dan pondok pesantren tercinta. Jikalau dirinya sebagai butiran debu yang pernah bersemai dipondok pesantren semoga barokah terus mengalir dan dan dapat dirasakan bersama setiap langkah tanpa lelah yang senantiasa istiqomah selalu lillah. Tutupnya.

Kemudian kegiatan pembukaan, ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhklisin dan dilanjutkan dengan sidang pleno Muswil II dengan terpilihnya Saudara Suhedi utusan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Pontianak jurusan Teknik Informatika yang kini menahkodai (FKMSB) Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar untuk masa khidmat 2019 – 2020.  (Ulil)

Check Also

Tafsir Surat al-Fatihah (ayat 6)

Oleh: M Hasani Mubarok* إهدنا الصّراط المستقيم Bimbing (antar)lah kami (memasuki) jalan lebar dan luas …

Tinggalkan Balasan