Home / Badan Otonom / Rangkaian PMII Masuk Kampung Hari Pertama Diisi Seminar Pendidikan

Rangkaian PMII Masuk Kampung Hari Pertama Diisi Seminar Pendidikan

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  Hari pertama PMII masuk kampung sukses gelar seminar pendidikan yang dihadiri 100 lebih siswa dari mulai tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lembaga Pendidikan Islam Nurul Ulum desa sungai enau kecamatan kuala mandor B. Jajaran guru dan yayasan pondok pesantren turut andil dalam kegiatan ini. Desa sungai Enau, Rabu, 13/2.

Rangkaian acara dibuka dengan Menyanyikan lagu indonesia raya, sambutan dari ketua komisariat PMII IAIN pontianak sahabati Tiara sari, dan juga pendiri pondok pesantren Nurul Ulum kiyai Abdul Kholis. Dan kemudian dilanjutkan dengan acara utama yaitu seminar pendidikan yang disampaikan oleh senior PMII sekaligus dosen di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan(FTIK) Dr. Arif Sukino M.ag.

Tiara sari selaku penyelenggara kegiatan PMII masuk kampung dan ketua komisariat PMII IAIN Pontianak mengajak siswa-siswi Lembaga Pendidikan Islam Nurul Ulum dalam sambutannya untuk tidak berhenti menuntut ilmu dan tidak berhenti hanya di jenjang Sekolah Menengah saja melainkan juga termotivasi dan memotivasi generasi-generasi selanjutnya di desa sungai enau ini untuk mengenyam pendidikan ke perguruan tinggi. Sebab seperti yang kita ketahui hadist tentang mencari ilmu walau sampai ke negri cina.

” faktor utama pendukung pendidikan adalah lingkungan yang baik, faktor kedua yaitu keturunan sebab orangtua adalah guru pertama bagi anak-anaknya, dan yang ketiga adalah sandaran vertikal yaitu sebagai penguat dari usaha mencari ilmu juga diimbangi dengan doa kepada sang pencipta”. Ujar kiyai abdul kholis selaku pimpinan pondok pesantren Nurul Ulum dalam sambutannya

Dilanjutkan dengan materi seminar dengan judul “Model pendidikan Agama Islam generasi milineal mnenuju insan humanis-religius” oleh bapak Dr. Arif sukino. Dimana dalam pemaparannya disampaikan perihal cara pintar generasi milineal dalam memanfaatkan tekhnologi dalam menunjang pendidikan sebagai sarana informasi tercepat dan mudah. Peran lembaga pendidikan sangat besar untuk menggiring peserta didiknya menyeimbangi pendidikan agama dan pendidikan umum kepada generasi milineal. Sebab dalam lingkup kehidupan generasi ini terbilang konsumtif dalam segala bidang baik itu dalam penggunaan tehnologi yang rawan dengan informasi-informasi radikal. Pendidikan agama menjadi hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan sebagai pedoman generasi milineal dalam bersikap menghadapi era maju untuk kedekatan batin kepada Allah. Peran manusia sebagai khalifah dimuka bumi diberdayakan dengan penguatan ilmu pendidikan agama.

Hal ini disambut baik oleh ketua lembaga sendiri demi memotivasi siswa-siswi yang sedang duduk di bangku kelas 3 SMK untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi demi adanya generasi muda yang akan mengembangkan desa sungai enau kedepannya. Sebab pendidikan juga salah satu faktor pendorong majunya suatu negara. (Linawati)

Check Also

Semarak Harlah ke-90, LP Ma’arif NU Kalbar Gelar Malam Refleksi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama  merupakan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, …

Tinggalkan Balasan