Home / Badan Otonom / PMII Masuk Kampung Bagi-bagi Buku Gratis di Sungai Enau

PMII Masuk Kampung Bagi-bagi Buku Gratis di Sungai Enau

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  PMII masuk kampung menjadi jembatan pengembangan pendidikan di desa sungai enau. Ada 50 buku disalurkan dari pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat atau yang biasa disebut LP2M IAIN Pontianak melalui pihak penyelenggara PMII masuk kampung diserahkan langsung kepada pihak lembaga pendidikan islam Nurul Ulum yaitu kiyai Abdul Kholis. Sebagai refrensi bacaan siswa-siswi Nurul Ulum, Rabu, 13/2..

Tak hanya di situ lembaga Aksi Sedekah Pendidikan (ASP) juga antusias menyalurkan buku bacaan untuk anak-anak PIAUD desa sungai enau. Kebahagiaan terpancar dari senyum sumringah anak-anak PIAUD saat penyerahan buku yang diberikan langsung oleh ketua komisariat PMII IAIN pontianak kepada pembina PIAUD desa sungai enau.

Tiara Sari mengungkapkan semoga kedatangan PMII masuk kampung ini menjadi pembuka jaringan dalam pengembangan pendidikan warga dan siswa desa sungai Enau. “Ini adalah hal kecil dari sebuah pengaplikasian pengabdian kami sebagai mahasiswa terhadap masyarakat.” Ujar Tiara Sari

Menurutnya, menciptakan  kesan yang baik dihari pertama pengabdian merupakan langkah awal bagi peserta PMII masuk kampung dalam rangka  berkontribusi pada masyarakat selama tiga hari kedepan. Tidak hanya di sungai Enau pengabdian akan menjadi kegiatan rutin kader PMII komisariat IAIN pontianak kedepannya. Dengan terus menyediakan kebutuhan masyarakat dalam permasalahan pengembangan sosial, budaya, pendidikan, dan ekonomi warga di desa-desa.

“saya berterimakasih atas kedatangan peserta PMII masuk kampung di desa kami dan lembaga PIAUD desa sungai enau dengan penyaluran buku-buku ini meringankan guru pengajar dalam memperoleh refrensi dan koleksi buku untuk anak-anak” ungkap siti maimunah selaku pembina lembaga PIAUD desa Sungai Enau. “ Tegasnya

Menurut Tiara, Hal  yang tampaknya  kecil menurut sebagian orang-orang besar diluar sana tidak nyatanya sangat berharga bagi warga di desa-desa yang mempunyai jarak tempuh cukup jauh dari pusat kota. Kepedulian terhadap sekitar merupakan hal yang perlu di tanamkan dalam jiwa mahasiswa dan aktivis-aktivis organisasi.  (Linawati)

Check Also

Semarak Harlah ke-90, LP Ma’arif NU Kalbar Gelar Malam Refleksi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama  merupakan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, …

Tinggalkan Balasan