fbpx
Home / Berita / Kawal Pemilu Damai, Polres-BEM-IPNU di Mempawah Gelar FGD

Kawal Pemilu Damai, Polres-BEM-IPNU di Mempawah Gelar FGD

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa,   Dalam rangka mengawal pemilu damai, Polres Mempawah bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mempawah dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Mempawah gelar focus group discussion  (FGD) bertempat  di aula STAIM , Senin, 14/1. dengan tema peran pemuda dan mahasiswa dalam mengawal pemilu damai 2019 dengan pemateri bapak IPDA Ali Mahmudi dan Hamidi, S.Pd.i .

Susunan acara di awali dengan sambutan-sambutan yang pertama dari pak Daryono selaku perwakilan dari kapolres Mempawah beliau menyatakan ” yang akan di bahas dlm FGB ini adalah tentangTentang pemuda anti Narkoba Hoax dan Radikalisme, dengan harapan para generasi pemuda dan mahasiswa dapat  menjadi pemimpin yang amanah sesuai UU dan Pancasila serta tetap mempertahankan NKRI”.

Presma STAIM Salihin  menguraikan bahwa fungsi dan manfaat dari organisasi sangat banyak maka diharapkan kepada  setiap mahasiswa untuk berorganisasi karna kalau bukan sekarang kapan lagi kalau bukan kita siapa lagi” katanya.

Muhamad Dofir sekaku perwakilan Dari pimpinan lembaga STAIM yg sangat mengapresiasi atas terselenggaranya seminar kebangsaan ini “agar tidak semakin banyak doktrin tanpa filter ” katanya.

Agenda dilanjutkan dengan forum diskusi dengan pemateri pertama IPDA Ali Mahmudi yang memiliki moto, hidup sekali harus berarti . Yang mengangkat tema Wawasan Kebangsaan Dalam Kerangka NKRI ” wawasan kebangsaan adalah cara pandang suatu bangsa mengenai diri dan ideologinya, pemuda juga harus lebih selektif dan bijaksana dalam menggunakan media sosial agar pemuda juga tidak menjadi agen Hoax melainkan menjadi penggerak anti hoax dengan  saring dan sharing ” katanya.

Diteruskan pemateri ke 2 sahabat Hamidi, S.Pd.i yang memiliki moto jadi lah manusia yang bermanfaat bagi makhluk lain , mengatakan ” mahasisiwa harus aktif di organisasi baik di internal maupun external untuk menjawab pertanyaan yg ada di masyarakat. Seperti yg sedang viral pada saat ini menyambut pemilu  yang sangat banyak berisi hoax, Mahasiswa harus di tengah dan moderat menjawab perbedaan tantangan dan persoalan saat pemilu ini.

“Dan pemuda tidak terlepas dari sumpah pemuda yang berbangsa , berbahasa dan bertanah air satu”. ujarnya

menurut Hamidi, mahasiswa sangatlah berperan dalam pemilu damai, karna yang membuat ketidak tentraman dalam pemilu diawali dengan banyak nya Hoax yang beredar dengan ditambah begitu cepatnya menyebar akibat media sosial dan langsung diserap oleh masyarakat awam. ( Maulida Rahmah/Siti Maulida.)

Check Also

Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar Wilayah Kalbar Gelar Muswil ke-II

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Wilayah Kalimantan Barat. Gelar …

Tinggalkan Balasan