Home / Badan Otonom / Farizal Amir Becita-cita Jadikan PMII Cerdas, Pontianak Berkualitas

Farizal Amir Becita-cita Jadikan PMII Cerdas, Pontianak Berkualitas

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Pengurus Cabang (PC) PMII (Pergerakan Mahsiswa Islam Indonesia) Kota Pontianak menggelar konferensi cabang (konfercab) yang ke XXIV, dalam konfercab tersebut telah terpilih Farizal Amir sebagai ketua PC PMII Kota Pontianak periode 2019-2020. Konfercab tersebut berlangsung di aula rumah dinas Wakil Walikota Pontianak, Kamis, 17/1.

Farizal Amir yang telah terpilih menjadi ketua PC PMII Kota Pontianak, berharap kepada  semua ketua rayon, komisariat dan kepada seluruh kader se_kota Pontianak agar bisa berpangku tangan bersama-sama membesarkan PMII PC Pontianak. Ia melihat keadaan kader di Pontianak masih banyak yang harus dibenahi terutama dibidang kaderisasi maupun dibidang kajian ataupun diskusi, hal ini diungkapkan karena kedepan tantangan akan sangat besar bagi kepengurusannya.

” Saya Berharap kepada  semua ketua rayon, komisariat dan kepada seluruh kader se_kota Pontianak agar bisa berpangku tangan bersama-sama membesarkan PC PMII Pontianak Karena saya lihat keadaan kader-kader kota Pontianak harus banyak yang dibenahi mulai dari rayon dan komisariat harus ditingkatkan lagi terutama dibidang kaderisasi, kajian-kajian rutin (diskusi). Karena tantangan kedepan sangat besar bagi kepengurusan saya”. Ungkap Farizal

Dalam visi dan misinya, Farizal Amir menjadikan PMII CERDAS, PONTIANAK BERKUALITAS melalui;

1. INTERNALISASI NILAI-NILAI PMII
2. REKONSTRUKSI KADERISASI PMII KOTA PONTIANAK
3. GARDA TERDEPAN GERAKAN LOKAL
4. PEKA ZAMAN & KEADAAN

MISI

1. Melakukan ideologisasi nilai-nilai PMII (NDP, Aswaja, Paradigma PMII dan Pancasila).
2. Penataan sIstem kaderisasi yang professional dan berkarakter.
3. Cerdas memanfaatkan teknologi untuk kebermanfaatan kaderisasi dan organisasi.
4. Melakukan kajian yang lebih intens terkait kondisi organisasi saat ini.
5. Cerdas dan berinovasi dalam setiap setiap gerakan local maupun universitas.
6. Menjalin komunikasi dan kerja sama dengan lembaga, ormas, dan pemerintah setempat dalam konteks membangun jaringan untuk kebutuhan organisasi.
7. Mendorong kegiatan dakwah di setiap kampus sebagai salah satu media internalisasi nilai-nilai PMII di kampus.
8. Pengembangan kader dalam menciptakan wirausha-wirausaha muda dalam tubuh PMII.

Namun, dalam program jangka pendek dan jangka panjang, Farizal lebih memfokuskan pada tertib administrasi dan penekanan kajian-kajian di tingkat universitas.

” Saya lebih fokus ke tertib administrasi dan penekanan kajian-kajian tingkat Universitas”. pungkasnya  (Rokib)

Check Also

Semarak Harlah ke-90, LP Ma’arif NU Kalbar Gelar Malam Refleksi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama  merupakan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, …

Tinggalkan Balasan