Home / Badan Otonom / PMII FISIP dan Teknik UNTAN Gelar Diskusi Ke-PMII-an

PMII FISIP dan Teknik UNTAN Gelar Diskusi Ke-PMII-an

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Diskusi santai tentang ke- PMII an dengan tema “PMII Sebagai Rahim Kedua”, yang dilaksanakan oleh pengurus Rayon K.H.Abdurrahman Wahid (Gusdur) Fisip dan Bj. Habibie Teknik Universitas Tanjungpura Pontianak Kamis, 13/12 Malam bertempat di PWNU Kalbar , Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan kader PMII dari UNTAN dan IAIN Pontianak, hadir juga ketua komisariat UNTAN sahabat Farizal Amir serta senior PMII Ahcmad Syahril Ishaq Selaku pemateri diskusi, senior PMII demisioner ketua PKC PMII Kalbar sahabat Ali Fauzi dan sahabat Mursalim .

Merupakan apresiasi dari para senior PMII, karena dari dua pengurus Rayon ini bisa melaksanakan diskusi tentang ke_PMII an.
Adapun Tujuan adanya diskusi ke PMII_an tersebut guna untuk memperkuat semangat juang dalam pergerakan terkhusus para kader-kader PMII. Dengan tema diskusi “PMII Sebagai Rahim Kedua”, diambil dari sejarah salah satu pemateri sekaligus senior PMII yang pernah menjabat sebagai ketua umum PKC PMII Kalbar periode 2009-2011 sahabat Ahmad Syahril Ishaq.

Ia mengungkapkan bahwa “dengan adanya diskusi seperti ini guna memperkuat semangat juang para kader PMII, PMII sebagai Rahim Kedua karena bagi saya berkah saya memgikuti PMII saya bisa memperbaiki kehidupan saya, yang awalnya saya seorang yang bejat namun ketika saya ber_PMII, saya berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya”. Ungkap Syahril

Tak hanya itu Syahril mengikuti PMII bukan karena bujukan orang lain akan tetapi ada keinginan yang kuat dari dirinya sendiri dan juga dia sudan turun temurun mulai dari paman dan keluarganya yang ikut PMII, dari situlah yang membuat dia yakin bahwa berproses di PMII itu akan ada keberkahan dan manfaatnya bagi kehidupan.

“Saya ikut PMII karena keinginan sendiri juga memang dari paman dan keluarga atasan saya ikut PMII, saya yakin bahwa berproses di PMII akan ada hikmah yang begitu besar nantinya di dunia maupun di akhirat”. Pungkasnya

Namun, ada hal-hal yang membuat keyakinan itu lebih kuat dalam diri kita. “hanya keyakinan yang kita miliki bahwa setiap yang kita impikan akan bisa tercapai intinya yakin kepada Allah bahwa Allah sudah memberikan posisi kita  yang terbaik sesuai dengan ikhtiar yang kita lakukan”. Lanjut Syahril

Ia, juga menghimbau dan berharap agar para kader PMII juga bisa menjaga Shalat lima waktunya, dzikir, berfikir, dan juga harus beramal shaleh, namun beramal shaleh itu tak hanya berdzikir akan tetapi juga membantu orang lain mulai dari doa serta jika mampu bershadaqoh kepada anak yatim,orang miskin dll. Sehingga bisa kita bisa melakukan amal jariyah. Harapnya. (Rokib)

Check Also

Banom NU Mempawah Siap Sukseskan Hari Santri Nasional 2019

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa, Badan Otonom Nahdlatul Ulama Kabupaten Mempawah gelar persiapan agenda hari Santri …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com