fbpx
Home / Badan Otonom / Perkuat Literasi, PMII Oppu Daeng Manambon Mempawah Gelar Pelatihan Jurnalistik

Perkuat Literasi, PMII Oppu Daeng Manambon Mempawah Gelar Pelatihan Jurnalistik

MEMPAWAH – NU Khatulistiwa,  Dalam rangka mengembangkan potensi kader muda NU di Kabupaten Mempawah, Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Oppu Daeng Manambon STAI Mempawah gelar pelatihan Jurnalistik, Ahad, 30/12 bertempat di gedung FKUB kabupaten mempawah, yang bertempat di JL Pangsuma GOR Mempawah. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari unsur PMII, IPNU-IPPNU, serta Ikatan Lanceng Paraben Kabupaten Mempawah.

Rika selaku ketua rayon dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga salah satu program unggulan di kepengurusan nya saat ini. Ia menginginkan nantinya ada kader PMII mempawah yang hebat di bidang jurnalistik.

Selain itu manfaat memahami ilmu jurnalistik juga dapat mempertajam ilmu pengetahuan, mendeteksi kepalidan dari setiap tulisan yang beredar, agar kader PMII tidak termakan isu hoax yang sedang gencar beredar. Pungkasnya.

Selain itu, Habib Ismail Al-kadri selaku ketua FKUB menyambut baik gerakan2 yang dilakukan kader2 PMII mempawah, ia mengatakan bahwa PMII banyak sekali melakukan kegiatan positif dalameningkatkan potensi kader-kader nya. Terhitung 4 sampai 5 kali, pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di gedung FKUB dengan bentuk kegiatan yang berbeda, ini menunjukkan eksistensi kader PMII mempawah sangat luar biasa.

Dalam sambutannya juga, ia titip pesan untuk kader PMII Mempawah agar senantiasa meneruskan perjuangan para ulama ahlussunah  waljamaah annahdiyyah (NU). pasalnya hari ini ulama kita sedang di cari-cari kesalahan dan ingin di musnahkan agar mereka lebih leluasa memperjuangkan masuknya HTI di Indonesia khususnya di Kalimantan barat ini,  makanya kader PMII harus menjadi garda terdepan dalam menjaga ulama dan para habaib terlebih NKRI.

ia juga berharap seluruh peserta dapat meresap seluruh ilmu yang disampaikan oleh pemateri nantinya, resap dan implementasikan ilmu yang didapat agr lebih bermanfaat bagi ummat.

“Kampus Islam di kabupaten Mempawah hanya ada satu. Jangan sampai ada faham-faham yang radikalisme dan intoleran masuk kedalam nya. Dan PMII lah yang lagi-lagi punya peran penting dalam menahan faham-faham tersebut.” Tuturnya. (Salihin)

Check Also

Lestarikan Tradisi ASWAJA, GP Ansor Sungai Kakap Gelar Rutinan Ratibul Haddad

KUBU RAYA – NU Khaatulistiwa,  Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sungai Kakap …

Tinggalkan Balasan