fbpx
Home / Badan Otonom / Memasuki Hari Ke-2 PKD Raya PMII IAIN Pontianak Berjalan Sukses

Memasuki Hari Ke-2 PKD Raya PMII IAIN Pontianak Berjalan Sukses

BENGKAYANG – NU Khatulistiwa,  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia komisariat IAIN Pontianak  sukses  adakan  Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang dilaksanakan selama 3 hari 3 malam  dimulai pada Kamis 06 Desember 2018 hingga Minggu, 09 Desember 2018, bertempat di Pantai Kura-Kura kabupaten Bengkayang dengan mengusung tema “Penguatan Ideologi Pancasila Untuk Membentuk Kader Ulul Albab Sebagai Pemersatu Bangsa”.

Pelatihan kader dasar ini diikuti oleh 61 peserta yang berasal dari kampus IAIN Pontianak dan STIE Pontianak. Untuk mengikuti PKD Raya para kader harus memenuhi beberapa persyaratan seperti pernah mengikuti Mapaba, membuat artikel tentang PMII dan membayar biaya administrasi sebesar Rp.10.000,-.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dimulai dengan acara Symphosium Nasional dan Temu Kader pergerakan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 06 Desember 2018 pukul 08:00 WIB bertempat di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak dan langsung dilanjutkan keberangkatan menuju lokasi PKD Raya pada pukul 15:30 WIB menggunakan kendaraan bis, mobil dan motor.  Panitia dan peserta PKD Raya tiba di lokasi PKD pada pukul 20:10 WIB yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan 2 tenda pleton dan 1 tenda serbaguna hasil sewa ke BEKANGDAM yang terletak di jl. Adi Sucipto kabupaten Kubu Raya, pemasangan tenda dilakukan melalui kerjasama antara panitia dan para peserta laki-laki kemudian dilanjutkan dengan istirahat malam.

Pada keesokan harinya, Jum’at, 7/12 diisi dengan perkenalan, senam pagi, pembagian kelompok dan yel-yel antar kelompok, presentasi setiap peserta mengenai artikel yang telah dibuatnya, serta penyampaian serangkaian materi PKD dari para pemateri. Seperti materi “ASWAJA Sebagai manhaj Al-Fikr & peta gerakan Islam Indonesia” oleh Sahabat Bustami, dan materi “Paradigma PMII” oleh Sahabat Baihaki.

Menurut Syakirin selaku ketua Panitia PKD Raya 2018, “Kegiatan pelatihan kader dasar ini diharapkan  agar para calon kader PMII dapat berhubungan baik dengan alam sesuai dengan nilai dasar pergerakan”.  Penyelenggaraan  PKD secara out door ini dimana peserta tidak hanya disuguhkan dengan materi wajib PKD, namun peserta juga diajak untuk bermain game bersama guna membangun soliditas dan solidaritas antar kader agar dapat menciptakan kader yang tak sekedar menjadi kader diatas kertas, namun dapat menciptakan kader yang berjiwa aktivis sejati, berjiwa sosial, mampu berpikir kritis dan menciptakan kreatifitas tidak hanya monoton dengan hal yang sudah ada sebelumnya.

“Meskipun dalam rangka melaksanakan kegiatan PKD Raya 2018 melalui berbagai tantangan, namun alhamdulillah hingga hari ke-2 PKD Raya berjalan berjalan dengan lancar disertai antusias para peserta PKD Raya. “ Ujar Syakirin (Siti Rinakiah)

Check Also

Lestarikan Tradisi ASWAJA, GP Ansor Sungai Kakap Gelar Rutinan Ratibul Haddad

KUBU RAYA – NU Khaatulistiwa,  Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sungai Kakap …

Tinggalkan Balasan