Home / Badan Otonom / PKC PMII Kalbar Lahirkan Kader Mujtahid Baru

PKC PMII Kalbar Lahirkan Kader Mujtahid Baru

PONTiANAK – NU Khatulistiwa,  Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat (PKC PMII Kalbar) Menutup agenda Pelatihan Kader Lanjut (PKL) pada Hari Selasa malam (21/11) di Aula BKKBN Kalbar.PKL dilaksanakan selama 4 hari (17-20 November 2018). PKL merupakan kaderisasi PMII tingkat ketiga, bertujuan untuk mengasah dan memperkuat gerakan di organisasi PMII.

Acara penutupan di rangkai juga dengan Maulidan Nabi Muhammad SAW, para peserta dan panitia sangat khusuk membacakan sholawat – sholawat serta khidmat mendengarkan tausiyah yang disampaikan langsung oleh Dr. Dzulkifli Abdillah.   Wakil sekretaris PWNU Kalbar tersebut menyampikan beberapa hal.

Ada 2 poin besar yang dapat disimpulkan bahwa pertama, membela Rasulullah dimulai dari hal kecil dengan melaksanakan sunnah-sunnahnya, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, & masyarakat, membela Rasulullah tidak mesti demo-demo, tidak mesti berteriak di tepi jalan, cukup dengan hal sederhana meneladani sikap yang beliau contohkan. Kedua, momentum maulid adalah mempelajari dan mengingat kebiasaan Rasulullah, agar kita bisa mengaplikasikan dikehidupan nyata.

PKL Resmi ditutup oleh Majelis Pembina Nasional PB PMII, Sahabat Hasyim Hadrawi.

Sahabat Hasyim mengatakan, “Sebagai wadah yang bergerak di dunia kampus, dan membawa nama Islam harus mampu menjadi pelayan bangsa dan negara.”

“Menjadi pelayan bangsa dan negara, harus mampu masuk kepada masyarakat dan mendakwahkan islam rahmatan lil alamin”,ujar Hasyim.

Sekjend PWNU Kalbar itu juga mengutarakan, perihal kekuatan nilai islam yang dibawa PMII, “Masuklah ke masjid-masjid, ke musholla-musholla, sampaikan dakwah perdamaian, dan niatkan beribadah dan mengharapkan barokah dari dakwah yang dilakukan oleh kalian,” pungkasnya.

Dihadiri pula oleh Ketua Bidang Kaderisasi Pengurus Besar (PB) PMII sahabat Muhyiddin Nur, ia menyampaikan  pentingnya kekuatan gerakan yang dibangun oleh PMII,

“Kita adalah organisasi terstruktur, dan terpimpin. Gerakan PMII harus tersistem dan terkomando.” Sesuai naskah bai’at point terakhir sangat jelas, bahwa ketidakpatuhan kepada pimpinan organisasi adalah sebuah bentuk penghianatan kepada organisasi, maka dari itu mulai dari level paling bawah harus bersama-sama menjaga marwah organisasi, jika ada masalah untuk tidak di share di media sosial” jelasnya.

Ketua PKC PMII Kalbar, Sahabat Muammar Kadafi berharap kader-kader PMII di Setiap daerah, bergerak di berbagai leading sektor.

“PMII diisi oleh kader-kader yang punya banyak kemampuan di berbagai leading sektor, maka tugas PMII harus berjamaah sama-sama saling mendorong dan menguatkan, ungkapnya”

“Visi dan Misi kita menyebarkan Islam yang cinta perdamaian, harus tersebar di berbagai lini kehidulan masyarakat,”pungkasnya.(Rofiq/Maulida)

Check Also

Semarak Harlah ke-90, LP Ma’arif NU Kalbar Gelar Malam Refleksi

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama  merupakan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama, …

Tinggalkan Balasan