fbpx
Home / Badan Otonom / PKD PMII IAIN Pontianak Harus CIptakan Kader Santun dan Jaga Marwah Organisasi

PKD PMII IAIN Pontianak Harus CIptakan Kader Santun dan Jaga Marwah Organisasi

Pontianak – NU Khatulistiwa,  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) IAIN Pontianak telah menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) Jilid 2 dengan tema “Satu Barisan, Satu Jiwa Dalam Bingkai Pergerakan” . Acara ini di laksanakan di Balai Nahdlatul Ulama Jl Husein Hamzah, Jumat-Ahad, 28-30 September 2018.

Pelatihan Kader Dasar (PKD) ini adalah pelatihan kaderisasi formal yang dilakukan setelah dilaksananakannya Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA). Dalam tahap ini anggota yang dikader mendapatlkan materi yang tingkatan dan jumlahnya lebih tinggi dari materi yang ada di MAPABA.

PKD Kali ini diikuti puluhan peserta yang berasal dari beberapa komisariat, seperti komisariat Universitas Tanjungpura, IKIP PGRI, STAI Mempawah, dan IAIN Pontianak.

Turut hadir Alumni PMII IAiN Pontianak  yaitu Sahabat Nasir Wahab, dalam sambutannya ia memberikan pesan kepada para kader tentang pentingnya menjadi kader Santun, Karena dengan bersikap santun akan menjaga kualitas dan marwah  organisasi PMII. Santun adalah poin penting yangharus diterapkan.

“Tiga hal yang harus ada di kader PMII adalah, Lotyalitas, tanpa pamrih dan Santun,  Nah santun ini poin penting untuk menjaga kualitas dan marwah organisasi” Jelasnya.

Organisasi PMII haruslah memiliki kader yang militant dan mampu bersaing di ranah public. Khususnya perempuan. Menurutnya saat ini perempuan sudah mulai bersaing dengan kemampuan fikian dan skill. Kader perempuan PMII harus bisa bersaing pula.

Ia juga menyarankan agar peserta yang dikader benar benar berproses.  Karena di 5 tahun yang akan datang akan menggantikan posisi senior maupun pengurus PMII. Ia menjelaskan sebuah prinsip, yaitu kalau ingin besar, carilah ruang yang kecil. Artinya memilih PMII hari ini adalah hal yang benar, tanpa menghiraukan besar kecilnya masa di organisasi tersebut. (Maulida)

Tinggalkan Balasan