fbpx
Home / Badan Otonom / PKC PMII Kalbar Beri Selamat Atas Pelantikan Gubernur Baru

PKC PMII Kalbar Beri Selamat Atas Pelantikan Gubernur Baru

 

Pontianak – NU Khatulistiwa, Presiden Republik Indonesia Ir. Jokowi melantik para gubernur terpilih hasil Pilkada Serentak 2018 di Istana Negara, Kamis, 5/9 . Dari beberapa Gubernur yang di lantik salah satunya Provinsi Kalimantan Barat.

Masyarakat Kalimantan Barat menyambut pelantikan ini dengan penuh suka cita, tidak terkecuali Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kalimantan Barat. Saat di temui di kantor nya, Mu’ammar Kadafi selaku Ketua Umum PKC PMII Kalbar, mengucapkan Selamat Atas di Lantik nya Bapak Sutarmidji dan Ria Norsan Oleh Presiden Republik Indonesia Rabu 05 September 2018 sebagai Gubernur Kalimantan Barat.

Kadafi panggilan akrabnya mengatakan, sangat bahagia Kalbar telah memiliki Gubernur yang baru, ada banyak harapan agar kedepannya Kalbar semakin lebih baik, dari segala lining sector (Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan, dll).

Rekam jejak Bapak Midji dan Ria Norsan sangat baik, Bapak Midji berhasil mengelola Kota Pontianak begitu indah, dari mulai pembangunan infrastruktur jalan, tata kelola Kota yang rapi dan  keterbukaan pengelolaan APBD Pemkot yang transparan, begitu juga Bapak Ria Norsan yang berhasil mengelola Kabupaten Mempawah, bagi kami ini modal yang baik untuk kedepannya. Ya, kita tunggu trobosan-trobosan dari beliau. Kami PKC PMII Kalbar akan terus mensupport dan mengawasi 100 hari kerja beliau.

Kadafi juga menambahkan, sangat apresiasi dengan kinerja aparat kepolisian semuanya saling bersinergi baik Kapolda, Pangdam XII, Kabinda Kalbar. Alhamdulillah Pilkada kemaren berjalan dengan damai, meski sempat di wanti-wanti oleh Kapolri nomor 3 Provinsi yang paling rawan konflik, tapi buktinya di Kalbar tidak ada riak-riak sedikitpun, ini menunjukkan masyarakat Kalbar semuanya cerdas, tidak mau di adu domba oleh oknum atau kelompok yang sifatnya provokatif. Kami berharap Pemilu 2019 juga demikian berjalan dengan lancar, aman, damai tanpa ada isu SARA yang dimainkan, ujarnya. (Arifuddin)

Tinggalkan Balasan