fbpx
Home / Berita / PCNU SIntang Masa Khidmat 2018-2023 Resmi Dilantik

PCNU SIntang Masa Khidmat 2018-2023 Resmi Dilantik

 

Sintang – NU Khatulistiwa, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sintang menggelar pelantikan kepengurusan baru di pendopo Bupati Sintang Senin, 17/0 Pagi. Acara ini selain dihadiri oleh Banom NU,hadir pula sejumlah tamu undagan Tokoh Agama dari Forkopimda, SKPD, dan OKP Se Kabupaten Sintang serta dihadiri pula oleh  Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno M,Med.Ph. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kab.Sintang masa khidmat 2018-2023 dilantik oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya Ustaz Syaiful Anam selaku ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sintang  menyampaikan PCNU mempunyai tiga tanggung jawab “PCNU punya tanggung jawab yaitu tanggung jawab dari sisi keummatan, agama dan kebangsaan.

Selain itu menurutnya,  Nahdlatul Ulama mempunyai komitmen terhadap pemerintah untuk membantu dan mempertahankan NKRI dan rasa toleransi yang tinggi antar umat beragama.

“oleh karena itu Nahdlatul Ulama punya komitmen untuk membantu pemerintah , bersama umaro untuk mempertahankan dan menjaga stabilitas nasional, stabilitas antar bangsa dan negara sehingga NKRI yang besar ini dengan kekayaan suku bangsa, agama, bahasa dan sumber daya alam,serta flora dan fauna bisa kita disyukuri dengan sama-sama mempertahankan NKRI, UUD 1945 dan oancasila “ tegasnya

Bupati sintang, dr. H. Jarot Winarno M,Med.Ph mengharapkan kerjasama NU dengan pemerintah kabupaten sintang” kami berharap NU dapat bekerjasama untuk mewujudkan masyarakat sintang yang cerdas, maju, religius, sehat dan sejahterah di topang tata kelola pemerintah yang baik dan bersih.

Diakhir sambutan beliau berkata “ Saya yakin NU di kabupaten sintang dapat terus berkontribusi dalam pemberdayaan umat melalui pendidikan, dakwah, dan sosial politik” ujarnya

Dalam sambutanya Romawi Martin selaku wakil ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat menyampaikan”bahwasanya menjelang satu abad NU , NU sudah tidak lagi terfokus pada dunia keagamaan saja, tetapi NU harus memperkuat nilai – nilai kebangsaan, kebhinekaan, dan nilai-nilai kenegaraan” jelasnya

“ karena negara ini telah sepakat untuk menjadikan indonesia ini menjadi negara yang berkebangsaan bukan keagamaan “ tambahnyaa. (Endah/Fauzi)

Check Also

“Ayo Menanam” Dalam Hadapi Krisis Corona

Oleh: Dr.Yusriadi, MA Ketua PW ISNU Kalbar Sore itu di akhir Maret 2020, di Group …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com