fbpx
Home / Badan Otonom / LSN Regional Kalbar Resmi DIgelar

LSN Regional Kalbar Resmi DIgelar

 

Pontianak – NU Khatulistiwa, Liga Santri Nusantara regional Kalbar resmi digelar, Sabtu, 1/9 bertempat di lapangan  Keboen Sajoek / PSP Pontianak. Kegiatan nasional ini melibatkan 32 Pondok Pesantren yang ada di Kalbar.

Dalam pembukaan LSN Regional II Kalimantan Barat, hadir Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PWNU Kalbar, Ketua RMI Kalbar, perwakilan Disporapar Provinsi, Koordinator Regional LSN, dan Ketua IKBM Kalbar. LSN memperebutkan pialan bergilir Ketua Tanfidziyah PWNU Kalbar dan piala tetap RMI Kalbar.

Hildi Hamid berharap, LSN 2018 Regional II Kalimantan Barat ini bisa memunculkan bibit-bibit pemain sepakbola yang berkualitas.

“Harapannya ke depan agar LSN ini dapat memunculkan pemain dengan skill olahraga yang baik, juga dilengkapi dengan sikap sportivitas dan akhlakul karimah,” ujarnya.

Ia mengajak, para pemain untuk bisa bersikap sportif dalam setiap pertandingan. Harapan besarnya, usai LSN ini santri Kalbar bisa lolos di tingkat nasional.

“Apalagi bisa menjadi salah satu juara di nasional nantinya serta bisa menjadi pemain terpilih di Timnas,” harap dia.

Ketua RMI Kalbar KH Zainuddin As’ari mengatakan, terselenggaranya LSN membuktikan bahwa pemerintah sungguh-sungguh dalam mengembangkan potensi yang ada di pondok pesantren.

“Mudah-mudahan ini bukti bahwa kita sangat diperhatikan oleh pemerintah. Bahwa rabithah punya andil dalam membangun bangsa dengan mengembangkan potensi-potensi generasi muda di olahraga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia LSN Regional II Kalimantan Barat, Muhammad Amin mengungkapkan, pada laga final 15 September mendatang, Ketua LSN Nasional yang juga merupakan Staf Khusus (Stafsus) Kepresidenan, direncakan hadir.

Menurut dia, kehadiran Ketua LSN Nasional merupakan penghargaan yang luar biasa untuk Kalimantan Barat

“Insyaallah akan hadir di seri final Stafsus Kepresidenan KH Abdul Ghaffar Rozien,” tuturnya.

Kick off LSN Regional II Kalimantan Barat, ), mempertemukan dua pondok pesantren (PP) Baitul Qur’an vs Darun Nasyi’in. Di pertandingan kedua, antara PP Darul Faidzin vs PP Antal Amin. (qrf)

Tinggalkan Balasan