fbpx
Home / Berita / Ketua BEM STAI Mempawah Himbau Masyarakat Jaga Pemilu Kondusif

Ketua BEM STAI Mempawah Himbau Masyarakat Jaga Pemilu Kondusif

 

Mempawah – NU Khatulistiwa,  Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam  Mempawah Salihin.ajak masyarakat kondusifkan pemilu 2019 yang akan datang.Hal ini diungkapkan, Senin, 17/9.

Ia melihat bahwa situasi dan kondisi yang semakin memanas terkait pemilu dengan munculnya isu-isu yang  sangat  membuat masyarakat resah, baik di media sosial maupun di di masyarakat sendiri.

“Tak jarang juga sudah banyak penikmat media sosial yang tertangkap lantaran telah menyebar isu-isu kebencian di pemilu kali ini. Hal ini sangat berbahaya sekali, jika masyarakat tidak jeli maka masyarakat juga ikut terpengaruh oleh provokasi-provokasi yang telah sengaja membuat isu-isu tersebut.” Ungkap Salihin

Ia sangat menyayangkan jika ada oknum-oknum yang kemudian menjadi malapetaka bagi ummat, membuat resah masyarakat dengan mempolarisasi keadaan. Manurtnya mereka adalah oknum yang telah bekerjasama untuk kemudian masyarakat percaya atas isu-isu yang diangkatnya.

Baginya kepedulian terhadap persatuan dan kesatuan di Indonesia ini lebih penting, daripada hanya mengikuti hawa nafsu kekuasaan.

“Pemilu adalah pesta demokrasi yang telah di atur menurut undang-undang 1945. Yang wajib bagi seluruh rakyat Indonesia mematuhi setiap ketentuan-ketentuan yang tertulis didalamnya. Maka tidaklah pantas jika kita sebagai masyarakat Indonesia kemudian tidak mengikuti aturan-aturan yang telah di buat oleh pemerintah.” ujar Salihin.

Menurutnya, ada beberapa hal penting yang harus kemudian di lakukan oleh masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu pemecah belah.

Pertama, masyarakat jangan menelan mentah-mentah setiap isu-isu yang telah beredar di media sosial maupun di hadapan masyarakat sendiri

Kedua, masyarakat harus ciptakan situasi dan kondisi damai di setiap desa maupun kabupaten sendiri.

Ketiga, masyarakat harus memikirkan pentingnya persaudaraan antar sesama.

Keempat, masyarakat harus saling menghormati setiap perbedaan pilihan dan pendangan.

Kelima, masyarakat harus  tanamkan  jiwa toleransi kepada saudara seaqidah maupun yang bukan satu aqidah denganya.

“Pemilu yang akan datang  akan lebih kondusif jika masyarakat lebih mengedepankan rasa persatuan dan perdamaian diantara sesama.” pungkasnya. (red.Fauzi)

Check Also

“Ayo Menanam” Dalam Hadapi Krisis Corona

Oleh: Dr.Yusriadi, MA Ketua PW ISNU Kalbar Sore itu di akhir Maret 2020, di Group …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com