fbpx
Home / Berita / Kampung Riset IAIN Pontianak 2018 Target Hasilkan 25 Buku

Kampung Riset IAIN Pontianak 2018 Target Hasilkan 25 Buku

 

Pontianak – NU Khatulistiwa , Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak kembali menggelar program unggulan tahunan yaitu Kampung Riset 2018 yang dilaksanakan di Gedung Rektorat Lantai 4 IAIN Pontianak. Sabtu 1/9, pagi.

Kampung Riset merupakan program penelitian yang didedikasikan kepada mahasiswa, yang nantinya mahasiswa akan ditempatkan di kampung yang ada di wilayah Kalimantan Barat , baik perbatasan maupun kampung yang ada di pedalaman yang daerahnya atau masyarakatnya memiliki daya tarik tersendiri. Penelitiannya meliputi berbagai sudut pandang background jurusan mahasiswa baik dari segi ekonomi, sosial, pendidikan, dakwah maupun sepiritual masyarakat.  Dalam program ini mahasiswa berperan sebagai peneliti dan dosen sebagai pembimbing.

Terbukti melaui program ini, IAIN Pontianak berhasil menghasilkan banyak karya di dunia kepenulisan, Dikarenakan output dari program ini adalah pembukuan, hasil dari penelitian mahasiswa Kampung Riset akan dibukukan, kemudian di terbitkan bahkan di Launching.

Dalam acara pembekalan Kampung Riset Dr. Imron Muttaqin selaku ketua panitia mengatakan bahwa pembekalan sangat penting diikuti oleh peserta kampong riset, karena dengan mengikuti pembekalan peserta akan mengerti mengenai gambaran penelitian yang akan dilakukan.

“Kampung Riset 2018 akan dilaksanakan di dua tempat yaitu daerah Temajuk tepatnya di kecamatan Paloh, Sambas dan di daerah Tanjung Saleh, peserta dari Kampung Riset ini kurang lebih 52 mahasiswa yang berasal dari berbagai Fakultas dan Jurusan.” pungkas Imron.

“Dalam kegiatan  Kampung Riset ini, mahasiswa diharapkan dapat mengetahui kearifan lokal, budaya, sejarah maupun tokoh agama di daerah Riset. Karena nantinya akan menjadi cerita maupun kisah borneo yang dapat menjadi ensiklopedia.” harap Imron.

Sukardi, SH., M.Hum dalam sambutannya memaparkan bahwa rencananya Kampung Riset 2018 akan didiversivikasi ke program Kuliah Kerja Lapangan, artinya mahasiswa yang mengikuti Kampung Riset sudah tidak akan mengikuti KKL Lagi. Kali ini LP2M sedang berusaha melaksankan rencana tersebut.

“Dalam pelaksanaan Kanpung Riset ini Mahasiswa dituntut untuk menghasilkan karya artikel baik secara individu maupun kelompok. Yang dalam target tahun ini, program Kampung Riset 2018 berharap dapat menghasilkan 25 karya buku..” pungkas SUkardi.

Acara pembekalan ini berupa pembekalan informative dan akademik yang disampaikan oleh beberapa dosen IAIN Pontianak yang ahli dalam kepenulisan dan penelitian yaitu Bapak Dr Yusriadi dan Dr.Ibrahim, M.A. Acara ini dikemas dengan Launching Buku Kampung Riset 2017 yang berjumlah 13 buku. (Siti Maulida).

Check Also

“Ayo Menanam” Dalam Hadapi Krisis Corona

Oleh: Dr.Yusriadi, MA Ketua PW ISNU Kalbar Sore itu di akhir Maret 2020, di Group …

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com