fbpx
Home / Badan Otonom / Harapan PMII Mempawah : Mendapat Pemimpin Yang Berkualitas di Konfercab ke-XI

Harapan PMII Mempawah : Mendapat Pemimpin Yang Berkualitas di Konfercab ke-XI

Pontianak- NU Khatulistiwa . Tanggal 25 Maret 2018 akan menjadi sejarah baru bagi kader PMII Cabang Mempawah, karena pada tanggal itu akan di adakan Konferensi Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mempawah yang ke X1.

“Konferensi cabang ke XI yang akan di laksanakan oleh pmii cabang mempawah, adalah hal terpenting bagi perkembangan pmii mempawah, pergantian roda kepemimpinan ini akan menjadi indah tatkala kandidat yang terpilih, memiliki kekuatan gerak yang super dan luar biasa. Calon ketua cabang harus memiliki rancangan kedepan bagaimana gerak yang akan dilakukan tatkala ia sudah menjabat sebagai ketua cabang” komentar Sholihin selaku salah satu kader Harapan PMII Mempawah : Mendapat Pemimpin Yang Berkualitas di Konfercab ke-XI Komisariat STAI Mempawah.

Pemimpin adalah hal yang sangat sentral dalam sebuah organisasi, puncak dari setiap kebijakan, maka dalam setiap tindakan seorang pmimpin harus benar-benar bijak, agar tak salah dalam mengambil sebuah keputusan. Kekuatan entelektual, integritas, kualitas, kapasitas dan kapabilitas, adalah tolak ukur utama yang harus ada dalam diri sang pemimpin.

Salihin juga menjelaskan tentang pentingnya seorang pemimpin bangi kader-kader PMII Mempawah yang sampai saat ini memang sudah sangat luar biasa perkembanganya, pemimpin harus mampu pertahankan bahkan lebih membesarkan PMII itu sendiri. Gerak kader PMII Mempawah yang sudah membumi di bumi khatulistiwa ini adalah PR besar bagi kandidat yang nantinya akan menjadi pemimpin selanjutnya.

“Tak kala penting juga kandidat harus menjiwai prinsip-prinsip aswaja” tandasnya.

Menurutnya melihat problematika yang terjadi saat ini aswaja seolah di buat mainan oleh tangan-tangan yang tak bertanggung jawab, maka pemimpin yang selanjutnya harus bisa menyiapkan kader kader yang idealis dan relejius guna untuk menjawab problematika tersebut.

Ia juga menjelaskan kerancuan dalam organisasi tak jarang terjadi, fakum bahkan mati alias hilang di telan bumi sudah menjadi bagian dalam pergulatan organisasi saat ini.

“Semuanya dikarnakan kurangnya kesolidan antar pengurus yang ada didalamnya” tutur pria Mempawah itu.

Salihin juga memberikan trik untuk memilih pemimpin yang benar-benar mampu menjaga bawahannya. 1) Mempunyai jiwa kasi sayang.2) Mempunyai akhlakul karimah yang baik. 3). Mempunyai jiwa yang relegius. 4) Jenius. 5) Bijaksana. 6) Cakap dalam bertindak dan berdialektika. 7) Transparansi dalam setiap hal. 8) Tidak memihak 9) Merangkul.

Ia juga berharap agar dalam konferensi cabang PMII Mempawah ini adalah pemimpin yang nanti nya menjabat sebagai ketua cabang, adalah pemimpin yang mempunyai komitmen besar dalam mengembangkan dan membesarkan PMII di cabangnya. Melakukan sinergi dengan instansi lain guna memperluas jaringan dan kerjasama dalam membangun Kabupaten Mempawah. (Rahmat/Maukida)

Check Also

Bukber dan Santunan Anak Yatim Menjadi Agenda Perdana PAC GP Ansor Sungai Kakap

KUBU RAYA – NU Khatulistiwa,  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Sungai Kakap …

Tinggalkan Balasan