Home / Badan Otonom / Kick Off LSN Kalbar, Ketua PW NU Ajak Santri Junjung Sportivitas

Kick Off LSN Kalbar, Ketua PW NU Ajak Santri Junjung Sportivitas

PENYERAHAN BOLA – Ketua LSN Kalbar Muhammad Nurdin (kiri), menyerahkan bola liga santri kepada Ketua PW NU Kalbar Hildi Hamid. Kick off LSN Regional Kalimantan II Kalbar, dilakukan oleh Ketua PW NU Kalbar di Stadion Keboen Sajoek Pontianak, Selasa (12/9/2017). Sumber foto: Umar Faruq

 

PONTIANAK, NU KHATULISTIWA – Kick off oleh Ketua PW NU Kalbar, Hildi Hamid, sebagai penanda dimulainya Liga Santri Nusantara (LSN) Regional Kalimantan II Kalimantan Barat di Lapangan Keboen Sajoek Pontianak, Selasa (12/9/2017) sore.

Sebanyak 45 tim dari berbagai pondok pesantren se-kabupaten/kota, ambil bagian pada even tahunan kerjasama antara Kemenpora dan Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) NU ini.

Dalam sambutannya, Hildi menyampaikan apresiasi kepada pihak panitia yang mampu merangkul banyak pesantren untuk ikut dalam kompetisi LSN.

Menurutnya, tahun kedua pelaksanaan LSN di Kalbar ini, menjadi tahun dengan jumlah peserta paling banyak dari LSN 2016 lalu.

“Tahun 2017 ini, Liga Santri Nusantara dapat diikuti begitu banyak peserta. Ini dikarenakan memang kerja panitia yang luar biasa,” katanya apresiatif.

LSN Regional II Kalimantan, memperebutkan piala bergilir Ketua PW NU Kalbar. Tak hanya itu, tim yang mampu menjuarai turnamen ini otomatis akan mengikuti kejuaraan LSN tingkat nasional.

Hildi melanjutkan, ia mengajak para santri yang ikut dalam turnamen LSN untuk menjaga sikap sportivitas.

“Bahwa tentunya di dalam pertandingan ini ada menang ada kalah, namun supaya kita camkan bersama, bahwa liga ini selain untuk mencari prestasi, tentunya kita gunakan juga sebagai ajang silaturahmi kita antara santri-santri di pondok pesantren di Kalbar ini,” imbaunya.

Gubernur Kalbar turut menyambut baik terselenggaranya kompetisi sepakbola antar pondok pesantren ini.

“Terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian peran serta masyarakat Kalimantan Barat, terutama para santri yang berasal dari beberapa pondok pesantren yang telah turut serta ambil bagian dalam kompetisi ini,” ujar Biro Kesra Pemprov Kalbar, Mahmudah, membacakan sambutan Gubernur Cornelis.

Gubernur berharap, LSN dapat menjadi ajang pengembangan bakat olahraga dan menunjang kreativitas serta sportivitas antar santri di Kalbar.

“Dan lebih lanjut diharapkan, para santri nantinya dapat berkompetisi lebih baik di tingkat nasional,” harapnya.

Lebih lanjut dikatakan, terselenggaranya LSN membuktikan bahwa Kalbar siap memajukan olahraga sepakbola serta siap bersaing dalam even-even pertandingan yang lebih besar.

“Jika dikembangkan dengan baik, tentu akan memberikan kontribusi yang besar pada olahraga sepakbola. Dan diharapkan pada masa mendatang, bisa mencetak atlet-atlet yang berprestasi untuk mengharumkan nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di ajang nasional,” terangnya.

“Oleh karena itu, saya sangat berharap pertandingan dapat menjadi momentum untuk menggairahkan sepakbola Indonesia melalui pondok pesantren sebagai wadah pendidikan para santri, untuk lebih aktif dan menggali potensi-potensi olahraga sepakbola,” imbuhnya.

Ketua Panitia LSN Kalbar Muhammad Nurdin mengatakan, 45 tim yang mengikuti kompetisi ini melebihi jumlah dari target nasional.

“Target nasional itu hanya 32 (tim). Dan kalau seandanyai kami buka kembali kemarin, mungkin masih banyak pondok pesantren yang mau mendaftar,” terangnya.

Ia menyebutkan, tim ini berasal dari beberapa kabupaten/kota. Daerah yang paling banyak mengirimkan utusannya, berasal dari Kubu Raya dan Pontianak.

“Kota Pontianak 14 pondok pesantren, di Kubu Raya 14 pondok pesantren, di Mempawah 8 pesantren, di Sintang yaitu 6 pesantren, Sekadau 1 pesantren, dan Ketapang 1 pesantren,” ungkapnya.

Pada acara pembukaan LSN Regional Kalimantan II Kalbar ini, selain pejabat pemerintah, juga dihadiri sejumlah anggota legislatif kota dan provinsi, Ketua RMI NU Kalbar, organisasi kepemudaan, dan suporter dari berbagai pondok pesantren.

Usai kick off, dilanjutkan dengan pertandingan pertama yang mempertemukan antara tim Darul Faizin A versus Al-Ma’arif. Namun sebelum pembukaan, diadakan pertandingan eksibisi antara Tim Media versus Gerbang Tani Kalbar. (cil)

Tinggalkan Balasan