Home / Berita Daerah / Banom NU Kubu Raya Aksi Solidaritas Buat Rohingya

Banom NU Kubu Raya Aksi Solidaritas Buat Rohingya


Kubu Raya – NU Khatulistiwa, Krisis Kemanusiaan yang terjadi di Runghiyah,  Myanmar Menggetarkan hati seluruh Umat Manusia di seluruh penjuru dunia, begitupun pula masyarakat Indonesia dan Organisasi Kepemudaan yang ada di Indonesia.
Terlebih Organisasi Kepemudaan yang berada di Naungan Nahdlatul Ulama atau yang sepaham dengan Organisasi terbesar yang ada di Indonesia Tersebut, yang berasaskan Pancasila dan Berhaluan Islam Ahlussunnah Waljama’ah di mana sangat mengedepankan rasa kemanusiaan antar sesama.

Secara Serentak para Aktivis Nahdlatul Ulama’ Baik dari kalangan Pemuda,  Pelajar bahkan Mahaiswanya melakukan Aksi Solidaritas yang di kemas dengan cara-cara yang berbeda yang bertujuan adanya Kedamaian di Runghiyah. 

Dalam hal ini Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia,  Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ Menyelenggarakan Aksi Kemanusiaan Penggalangan Dana “Peduli Runghiya” yang di lanjutkan dengan Pembacaan Shalawat Nariyah Empat Ribu Empat Ratus Empat Puluh Empat dan Tahlil bersama, Untuk Cahaya Perdamaian di Ronghiya serta di haturkan pula kepada Almarhumah Nyai Tupna,  Hari kedua Wafatnya Ibunda dari Sahabat Rachmatul Fitrah Ketua Umum Pengurus Kordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat, Kamis (07/09/2017) Sore. 

Sahabat Farianto, Ketua Pengurus Cabang PMII beserta Ketua Pimpinan Cabang IPNU Rekan Khoiri dan Rekanita Deviani Ketua IPPNU Kabupaten Kubu Raya. Sangat berduka atas terjadinya pembunuhan atau perilaku yang tidak berperilaku kemanusiaan yang ada di Ronghiya. 

“Pembunuhan dan perlakuan yang tidak ber pri kemanusiaan serta  Pengusiran yang sangat memaksa yang terjadi di Ronghiya Mnyamar sangat memprihatinkan sekali, sehingga mendorong kami melakukan Aksi Solidaritas Sebagai bentuk kepedulian kami selaku Aktivis Nahdlatul Ulama’ yang Mencintai dan peduli antar manusia, tak cukup dengan gerakan aksi Solidaritas Penggalangan dana namun kami juga melakukan Pembacaan Shalawat Nariyah serta tahlil bersama sebagai bentuk Do’a agar di bukanya Pintu Kedamaian untuk  masyarakat Ronghiya sehingga mereka dapat Ketenangan dalam aktivitas mereka serta bebas dari pembunuhan dan penyiksaan”. Tutur Farianto. 

“Hasil dari Penggalangan dana ini akan kami kirim ke Pengurus Besar PMII, agar tetap satu jalur. Tidak banyak hasil penggalangan dana yang kami berikan karna hanya satu titik dan satu hari saja. namun setidaknyanya kami berharap sedikit membantu beban yang di alami oleh masyarakat Rohingya yang kini terlantar ke tiga negara tetangganya dan tidak tau hendak bagaimana”. Tambahnya.

Abdul adim

Tinggalkan Balasan