Home / Berita / INSANIYAH Gelar Acara Pelantikan Sekaligus Dialog Kebangsaan

INSANIYAH Gelar Acara Pelantikan Sekaligus Dialog Kebangsaan

Pontianak – NU Khatulistiwa, Acara pelantikan ikatan santri dan Alumni ponpe Raudlatul Ulum Al-Khaliliyah ( insaniyah) yang diselenggarakan di Aula Kanwil kemenag Kalbar Ahad 27/8, bekerjasama dengan beberapa tokoh yakni pengasuh KH Hanafi, beserta keluarga besarnya beliau lansung melantik, dengan secara hikmat, 

Acara pelantikan ini mengangkat tema, aktualisasi pancasila sebagai pemersatu keberagaman dan kebhinekaan bangsa,” 

Acara ini  dilanjutkan dengan sesi dialog dengan menghadirkan tiga pemateri, dari forum kerukunan ummat beragama, Nahdatul Ulama dan reviensmedia yakni KH Abdus Syukur, KH Zamroni Hasan, serta 

“Dengan terselenggaranya acara ini semuga lebih mempererat dan lebih menumbuhkan semangat juang untuk selalu menjadi insan yg bisa bermanfaat baik dalam bidang sosial dan agama, sehingga dengan adanya insaniyah haruslah ada eksistensi yg bersifat, pengabdian, yangg bersifat fakta bukan sekedar nama, hal ini juga kami ucapkan terimakasih kepada para kyai dan para alumni serta para peserta undangan yang sudah ikut andil untuk mensukseskan acara kami, semuga semua itu selalu menjadi amal baik disisi Allah sehingga mendapatkan ridho-Nya” Ujar Hamidiluddin, selaku ketua umum INSANIYAH yang baru dilantik.

Acara tersebut di rangkai dengan Pemutaran Fim Dokumenter “Sayap Garuda Di Hargorojo” dan Dialog Kebangsaan Dengan Tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Pemersatu Keberagaman dan Kebhinekaan Bangsa”. 
Setelah Di lantik Peserta Bersama sama menonton Film Dokumenter “Sayap Garuda di Hargorojo” yang di sajikan oleh ReviensMedia.com, dan di Jelaskan Oleh Ryan Budi.  Pesan dalam film tersebut bahwa di hargorojo yang merupakan Desa Perbatasan antara Jawa Tengah Dan Jawa Barat adalah merupakan desa yang patut di contoh oleh masyarakat Indonesia secara umum,  karna di desa tersebut sudah tak di ragukan lagi dalam menjaga keberagaman nya. Tutur Budi. 

Seusai Nonton Bersama di lanjutkan dengan Dialog Kebangsaan, dialog tersebut di hadiri oleh KH. Zamroni Hasan S.Pd.I dari KATIB PWNU KALBAR dan KH. Abdussyukur dari FKUB KALBAR. 

KH. Zamrozni Hasan S. Pd. I menyampaikan bahwa Pemuda ataupun Santri  perlu banyak mendalami pemahaman Atau langkah kongkrit Mengimplementasikan Nilai-Nilai yang terkandung dalam Pancasila yang merupakan Falsafah Bangsa itu, sehingga cita-cita para luhur pahlawan pejuang kemerdekaan Indonesia  akan tercapai. Karna kalau kita membaca lagi sejarah di bentuknya Pancasila,  maka tak ada lagi nilai tawar untuk tidak mengamalkannya. Bahwasanya Pancasila memang sudah di bentuk oleh para tokoh agama,  tokoh masyarakat dan para pejuang kemerdekaan pada saat itu,  yang tak di ragukan lagi keilmuannya dan memang menciptakan Pancasila Sebagai Landasan Bangsa untuk Kesejahteraan dan Kedamaian dalam berbangsa. 

KH. Abdussyukur Selaku Narasumber Kedua Perwakilan Dari FKUB KalBar, Memberikan pemahaman tentang Implementasi atau aktualisasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari memgibaratkan bahwa Pancasila adalah tiang rumah jika rumah tampa tiang maka akan roboh lah rumah tersebut,  begitupun Keberadaan Pancasila dalam negara,  jika masih ada yang meragukan Pancasila atau ingin merubah Ideologi bangsa ini dengan yang lain maka akan runtuhlah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah di perjuangan dari dulu. Selain itu KH. Abdussyukur juga mengibaratkan Pancasila dengan Rukun Iman dalam agama islam bahwa dalam rukun iman dalam islam tidak boleh tidak mempercayai salah satunya, jika itu dilakukan maka tidak di akui keimanannya, begitupun dengan Pancasila dan tiga pilar lainnya jika salah satu pilar yang tak terima maka di ragukan Nasionalismenya, dan lambat laun akan terjadi perpecahan dalam keberagaman, persatuan dan Kesatuan Bangsa. (FZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *