fbpx
Home / Badan Otonom / GP Ansor Kalbar Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar 

GP Ansor Kalbar Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar 

PELATIHAN – Kepala Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Sri Indarti (empat dari kanan), menyampaikan sambutan pada pelatihan budidaya ikan air tawar di Pondok Pesantren Darul Faizin, Pontianak, Selasa (2/5/2017). Sumber foto: Istimewa

 

PONTIANAK, NUKHATULISTIWA – Untuk memulai suatu usaha, sejatinya tidak harus menunggu adanya biaya. Keahlian dan ketekunan adalah modal utama dalam mewujudkan usaha yang ingin dijalankan.

Guna mendorong generasi muda untuk berani terjun di dunia usaha, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melalui Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) bekerjasama dengan Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor, menyelenggarakan pelatihan budidaya ikan air tawar bagi pemuda di Kalbar.

“Bahwa kerjasama GP Ansor dan BBPP ini, guna meningkatkan kemandirian pemuda Indonesia,” ujar Kepala BBPP Kemenaker RI, Sri Indarti saat membuka pelatihan di Pondok Pesantren Darul Faizin, Pontianak, Selasa (2/5/2017).

Pelatihan budidaya ikan air tawar dilaksanakan mulai 2-5 Mei mendatang. Pelatihan ini diikuti 100 pemuda dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar.

Sekjen PP GP Ansor Adung Abdul Rahman mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali pemuda khususnya usia produktif agar memiliki keterampilan, sehingga nantinya mereka siap untuk berwirausaha.

“Jadi mereka diberikan materi di kelas, dan kebanyakan adalah praktik di lapangan termasuk studi banding ke pelaku-pelaku usaha yang relatif sudah berhasil,” terangnya kepada NU Khatulistiwa.

Adung menjelaskan, untuk memulai usaha budidaya ikan air tawar, kebutuhan yang diperlukan tidak terlalu sulit. Di lahan kering, budidaya ini sudah bisa dilakukan semisal dengan menerapkan metode kolam terpal dan lain sebagainya.

Ketua Bidang Pertanian dan Kedaulatan Pangan PP GP Ansor, Adhe Musa Said mengatakan, kerjasama pelatihan peningkatan kapasitas pemuda antara BBPP Kemenaker RI dengan PP GP Ansor ini telah terjalin lama. Pelatihan ini juga telah dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia. “Salah satunya di sini (Kalbar). Untuk tahun ini, ini yang kelima,” ucapnya.

Adhe menjelaskan, selain meningkatkan kapasitas dan kreatifitas pemuda dalam membangun sebuah usaha, pelatihan ini juga bertujuan membangun jaringan usaha di bidang budidaya ikan air tawar.

“Sekaligus juga membangun jaringan-jaringan usaha. Nantinya, kita harapkan (pelatihan) ini menjadi spirit, sebagai motivasi dari pemuda itu sendiri untuk tidak takut menjadi pengusaha,” katanya.

Lebih lanjut Adhe menyampaikan, tingginya angka pengangguran di Indonesia membuat pemerintah dan berbagai pihak terus berupaya mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan penguatan kapasitas dan keterampilan.

“Karena bagaimanapun, tingkat pengangguran di kalangan pemuda juga tinggi. Nah, Ansor dan Kemenaker khususnya BBPP mengajak semua pihak untuk menjadi inisiator, untuk menjadi inspirator bagi pemuda-pemuda yang lainnya dalam membangun sebuah usaha, salah satunya dengan pelatihan seperti ini,” ujarnya.

Adhe berharap, dengan pelatihan ini pemuda khususnya di Kalbar kedepan mampu mandiri melalui usaha yang kelak dijalaninya. Ia menilai, usaha budidaya ikan air tawar memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kalbar.

“Kalbar sangat besar potensinya untuk dilakukan pengembangan budidaya ikan air tawar. Sebab seperti di Kubu Raya, Pontianak dan sekitarnya masih banyak lokasi yang dapat dijadikan tempat budidaya,” sebutnya.

“Ke depan kita berharap khususnya di Kalimantan Barat, bisa terbangun satu usaha yang mandiri di kalangan pemuda dalam meningkatkan produktivitas hasil perikanan itu sendiri. Dan bisa mencukupi kebutuhan yang ada di Kalimantan Barat. Bila perlu, diekspor atau dikirim ke daerah lain sehingga sentra-sentra usaha  bisa tumbuh di Kalimantan Barat ini,” harap Adhe.

Kemandirian Pemuda Daerah

Ketua PW GP Ansor Kalbar, Muhammad Nurdin, menyambut baik pelatihan yang melibatkan pemuda dari GP Ansor Kalbar. Menurutnya, program semacam ini sudah lama ditunggu oleh para pemuda guna meningkatkan kemandirian.

“Kita sangat antusias menyambut ini, karena kami di daerah itu sangat berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, nantinya kemandirian terbentuk khususnya pemuda di organisasi,” ucapnya.

Nurdin menyampaikan, selain kapasitas pemuda secara personal, pelatihan ini juga diharapkan mampu menjadi salah satu pendorong kemandirian organisasi terutama bagi GP Ansor di daerah-daerah.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, terbentuklah nanti pengusaha-pengusaha andal di GP Ansor nantinya. Kalau organisasi ini mandiri, saya yakin untuk pengembangan kepemudaan di masing-masing Cabang itu akan lebih besar lagi,” tuturnya. (cil)

Check Also

Kepengurusan PC IPNU IPPNU Kota Pontianak Resmi Dilantik

PONTIANAK – NU Khatulistiwa,  Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama …

Tinggalkan Balasan