Home / Figur / Serka Juku, Pengabdi Pendidikan Tanpa Pamrih

Serka Juku, Pengabdi Pendidikan Tanpa Pamrih

photo_2016-10-26_14-28-41Dari Guru Bantu hingga Penggagas Pramuka di Silat Hulu

Juku, nama ini terdengar tidak terlalu familiar di telinga. Namun bagi sebagian masyarakat di Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, terutama di dunia pendidikan namanya tidaklah terlalu asing.

Dia merupakan salah satu anggota TNI AD sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) 1206-17/Silat Hulu, dengan pangkat Sersan Kepala (Serka).

Selain bertugas sebagai penjaga keamanan negara, Juku juga menjadi guru bantu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Silat Hulu.

Sebagai guru bantu yang sesekali mengajar mengantikan guru tetap di sekolah tersebut, Juku mengampu mata pelajaran Agama Katolik.

“Bila tenaga pengajar ada halangan, dialah yang menggantikan,” kata Kepala SMAN 1 Bambang Santoso, di Silat Hulu, Rabu (26/10).

Dengan keberadaan Serka Juku, kata Bambang, pihak sekolah sangat terbantu. Apalagi, sosok Juku merupakan tipe anggota TNI yang tatkala membantu, tak mengharapkan imbalan. “Dia ikhlas tanpa pamrih,” ucapnya.

Tidak hanya berperan menjadi guru di SMAN 1, rupanya Juku sebagai penggagas kegiatan ekstra kurikuler yakni pramuka di Kecamatan Silat Hulu.

“Juku sebagai penggagas utama dan pertama menggerakkan pramuka di Kecamatan Silat Hulu. Sejak 2015, dia terjun langsung sebagai pembina pramuka,” ungkap Bambang.

Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 1206-17/SH, Kapten Inf Barnabas, membenarkan bahwa Juku merupakan personel Koramil 1206-17 berpangkat Serka sebagai Babinsa Silat Hulu. Ia pun mendukung apa yang telah dilakukan Serka Juku.

“Saya mendukung penuh, karena pramuka merupakan wahana penggemblengan manusia Indonesia agar menjadi manusia patriotik, berdisiplin, berbudi pekerti luhur, dan berkepridian,” ujarnya.

Dan ramil mengungkapkan, kehadiran Juku menjadi guru bantu, terutama sebagai pembina dan instruktur pramuka, tidak perlu diragukan. Sebab, Juku sangat menguasai pengetahuan peraturan baris berbaris (PBB).

“Dia (Juku) sudah mendapat ilmu Cara Memberi Instruksi (CMI) di kemiliteran. Juga sudah mengikuti kursus pramuka yaitu Kursus Mahir Dasar pada tahun 2009, dan dilanjutkan kursus Mahir Lanjutan pada tahun 2013. Sehingga dalam kegiatan kepramukaan, tidak diragukan lagi,” terang Danramil. (umar faruq)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *